Alfian melanjutkan, berdasarkan informasi yang diterima kilang atau fasilitas produksi RU IV Cilacap tetap beroperasi meskipun tidak dalam kapasitas maksimal, sehingga tetap dapat menyuplai BBM, LPG, dan Avtur.
Melalui pipa, RU IV Cilacap menyuplai kebeberapa Terminal BBM dan LPG, seperti Lomanis, Maos, Rewulu, dan Boyolali untuk di Jawa Tengah, serta ke Tasikmalaya, dan Bandung Grup di Jawa Barat. Melalui kapal, RU IV Cilacap menyuplai beberapa wilayah di Regional Jawa Bagian Barat (JBB), Jawa Bagian Tengah (JBT) hingga ke Jawa Timur, termasuk produk Avtur.
"Pertamina Patra Niaga juga akan menyiapkan beberapa mekanisme suplai Reguler, Alternatif, dan Emergency (RAE) sebagai kontigensi plan, antisipasi sehingga suplai ke masyarakat dapat berjalan dengan maksimal," jelasnya.
Dia juga mengimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan BBM dan LPG.
"Jadi masyarakat tidak perlu khawatir dan tidak perlu panik, Pertamina Patra Niaga akan tetap fokus melakukan penyaluran dan memastikan ketersediaan BBM, LPG, dan Avtur untuk melayani kebutuhan masyarakat," tandasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)