Share

Belanja Negara Rp2.058 Triliun, Sri Mulyani Tetap Fokus Covid-19

Antara, Jurnalis · Selasa 16 November 2021 14:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 16 320 2502581 belanja-negara-rp2-058-triliun-sri-mulyani-tetap-fokus-covid-19-sExNXuR4gA.jpg Belanja Negara Mencapai Rp2.058 Triliun. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Realisasi belanja negara mencapai Rp2.058,9 triliun atau pada Januari-Oktober 2021. Belanja negara ini tumbuh 0,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy) yakni Rp2.041,8 triliun.

"Belanja kami coba kendalikan tanpa mengorbankan kebutuhan Covid-19 yang masih sangat penting," ungkap Menteri Sri Mulyanim, dikutip dari Antara, di Jakarta, Selasa (16/11/2021).

Baca Juga: Defisit APBN 2021 Tembus Rp452 Triliun di September

Dengan demikian, realisasi tersebut telah mencapai 74,9% dari target APBN yang sebesar Rp2.750 triliun. Belanja negara itu meliputi belanja pemerintah pusat Rp1.416,2 triliun atau tumbuh 5,4% (yoy) dan transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) Rp642,6 triliun atau terkontraksi 7,9%.

Baca Juga: Tekan Utang untuk APBN Sehat, Penerbitan SUN Opsi yang Tepat?

Belanja pemerintah pusat tersebut telah mencapai 72,5% dari target Rp1.954,5 triliun, sementara TKDD mencapai 80,8% dari target Rp795,5 triliun. Belanja pemerintah pusat terdiri atas belanja kementerian/lembaga Rp833,1 triliun atau tumbuh 14,8 persen (yoy) dan belanja nonkementerian/lembaga Rp583,1 triliun atau minus 5,7% (yoy).

"Belanja kesehatan masih sangat tinggi, bahkan melonjak dan belanja bantuan sosial masih kami pertahankan cukup tinggi sehingga pemulihan ekonomi bisa berjalan," ujar Sri Mulyani.

Sementara itu, realisasi TKDD terdiri atas transfer ke daerah Rp585,3 triliun atau terkontraksi 8,2 persen (yoy), sedangkan dana desa terealisasi Rp57,3 triliun atau minus 5,2 persen (yoy).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini