Share

Indonesia Jadi Presidensi G20 Kesempatan UMKM Unjuk Gigi

Athika Rahma, Jurnalis · Rabu 17 November 2021 11:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 17 320 2503082 indonesia-jadi-presidensi-g20-kesempatan-umkm-unjuk-gigi-xmuNqfX80j.jpg UMKM (Foto: Okezone)

JAKARTA - Indonesia menjadi Presidensi G20 akan memberikan banyak manfaat untuk perekonomian Tanah Air, salah satunya untuk UMKM.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, manfaat Presidensi G20 adalah banyaknya investor yang akan datang ke Indonesia dan menanamkan modalnya di UMKM dalam negeri. Hal ini dikarenakan 80 persen investor global berasal dari negara-negara G20, sehingga peluang tersebut terbuka lebar.

"Ini datanya tadi saya lihat luar biasa, kan, 80 persen investor global ini dari negara-negara G20, nah kalau kita bisa narik investasi dari G20 ke Indonesia di sektor UMKM, ini bisa jadi suatu kesempatan," ujar Menkop Teten dalam Market Review IDX Channel, Jakarta, Rabu (17/11/2021).

Baca Juga: Menko Airlangga: Presidensi G20 Jadi Momentum Pemulihan Ekonomi

Teten mengatakan, kesempatan ini sangat penting untuk membuka sektor ekonomi Indonesia agar bisa menjadi bagian dari rantai pasok global. Menurutnya, jumlah UMKM yang terhubung ke rantai pasok global saat ini baru 4,1 persen.

Untuk itu, dengan datangnya peluang ini, pihaknya gencar menyiapkan kebijakan yang mendorong agar tujuan tersebut tercapai. Misalnya, dengan adanya perubahan melalui UU Cipta Kerja.

"Itu sudah dirancang untuk UMKM agar bermitra dengan usaha besar, termasuk BUMN dan swasta, ini cukup mendorong. Lalu ada insentif pajak, insentif upah, ini kita kira harus digenjot agar investor besar tertarik masuk ke UMKM," katanya.

Selain itu, Kemenkop UKM juga menyiapkan dan meresmikan Smesco Hub Timur di Nusa Dua, Bali, yang digunakan sebagai pusat trading dan investasi untuk wilayah Timur Indonesia. Kemudian, Kemenkop UKM juga menggandeng BRI untuk mengkurasi produk-produk UMKM unggulan di Indonesia.

Lanjut Teten, dalam Presidensi G20, Indonesia juga mendorong pemberdayaan perempuan dalam berwirausaha.

"Ini hal yang menarik karena 64 persen UMKM kita (dijalankan oleh) perempuan, jadi seiring dengan empowering UMKM, kita juga empowering perempuan," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini