Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Strategi Garuda Indonesia (GIAA) Keluar dari Jeratan Utang

Suparjo Ramalan , Jurnalis-Kamis, 18 November 2021 |11:06 WIB
5 Strategi Garuda Indonesia (GIAA) Keluar dari Jeratan Utang
Garuda Indonesia (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Lima strategi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) untuk memperbaiki kinerja keuangannya. Saat ini utang Garuda Indonesia mencapai Rp139 triliun dan masih merugi pada September 2021.

Di mana, hingga September 2021 emiten dengan kode saham GIAA itu mencatatkan total pendapatan sebesar USD568 juta. Sementara, total biaya operasional mencapai USD1,29 miliar.

"Garuda masih mencatatkan kerugian operasional yang disebabkan oleh struktur biaya perseroan yang sebagian besar bersifat tetap (fixed), yang tidak sebanding dengan penurunan signifikan atas revenue perseroan imbas pandemi Covid-19," ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dikutip, Jakarta, Kamis (18/11/2021).

 

Baca Juga: Nasib Garuda Indonesia Ditentukan di Meja Pengadilan

Adapun lima strategi utama Garuda Indonesia untuk mendukung kegiatan operasionalnya di antaranya,

Pertama, mengoptimalkan route network Perseroan dengan mengoperasikan rute-rute yang mengkontribusikan keuntungan, dengan fokus awal adalah rute-rute domestik dan rute-rute penerbangan internasional tertentu dengan tujuan pengangkutan kargo.

Kedua, menyesuaikan jumlah pesawat Perseroan sesuai kondisi pasar serta menyesuaikan jenis dan atau tipe pesawat untuk mensimplifikasi operasional serta mendorong efisiensi biaya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement