Share

BI Borong Surat Utang Pemerintah Rp143,3 Triliun

Michelle Natalia, Jurnalis · Kamis 18 November 2021 15:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 18 320 2503842 bi-borong-surat-utang-pemerintah-rp143-3-triliun-UxJblhuUZe.jpg Bank Indonesia (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) tercatat telah menambah likuiditas di perbankan (Quantitative Easing) hingga 16 November 2021 sebesar Rp137,24 triliun untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional.

"Sepanjang 2021, Bank Indonesia telah melakukan pembelian SBN di pasar perdana untuk pendanaan APBN 2021 sebesar Rp143,32 triliun sesuai dengan Keputusan Bersama Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia tanggal 16 April 2020 sebagaimana telah diperpanjang tanggal 11 Desember 2020 hingga 31 Desember 2021," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta, Kamis (18/11/2021).

Baca Juga: Rupiah Melemah 0,53%, Aliran Modal Asing Terbatas

Pembelian tersebut terdiri dari Rp67,87 triliun melalui mekanisme lelang utama dan Rp75,46 triliun melalui mekanisme Greenshoe Option (GSO).

Baca Juga: Warning! BI Waspadai Perlambatan Ekonomi AS-China

Dengan ekspansi moneter tersebut, kondisi likuiditas perbankan pada Oktober 2021 sangat longgar, tercermin pada rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) yang tinggi, yakni 34,05% dan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tumbuh sebesar 9,44% (yoy).

"Likuiditas perekonomian meningkat, tercermin pada uang beredar dalam arti sempit (M1) dan luas (M2) yang tumbuh meningkat masing-masing sebesar 14,6% (yoy) dan 10,4% (yoy). Pertumbuhan uang beredar tersebut terutama didukung oleh peningkatan ekspansi fiskal dan kredit perbankan," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini