Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menko Luhut Ibaratkan Indonesia Bagai Gadis Cantik yang Tak Mudah Dilamar

Rina Anggraeni , Jurnalis-Rabu, 24 November 2021 |12:52 WIB
Menko Luhut Ibaratkan Indonesia Bagai Gadis Cantik yang Tak Mudah Dilamar
Menko Luhut ibaratkan Indonesia sebagai gadis cantik yang tak mudah dilamar (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Indonesia masih menjadi negara tujuan investasi. Namun sayangnya, tidak semua investasi yang masuk diterima oleh Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengibaratkan Indonesia sebagai gadis cantik yang tak mudah dilamar oleh sembarang orang. Sebab, Indonesia harus mencari investor yang tepat.

Baca Juga: Bahlil: Target Investasi Rp1.200 Triliun di 2022, Ngeri-Ngeri Sedap

"Kita bisa mencari patner kita yang pas dengan kita. Hari ini Indonesia menjadi gadis cantik yang agak sombong tapi enggak bisa dilamar siapa saja kalau tidak sesuai dengan kriteria," kata Luhut dalam video virtual, Rabu (24/11/2021).

Baca Juga: Wapres Ma'ruf Amin Sebut Investasi di Bidang Gizi Paling Menguntungkan

Luhut menjelaskan, alasan Indonesia selalu menjalin kerjasama dengan China dikarenakan paling cepat merespons permintaan Indonesia. Indonesia memiliki kriteria untuk berinvestasi dan China tertarik. Artinya, Indonesia tidak dikuasai China saat menjalin kerjasama.

"Kalau kita kerjasama dengan Tiongkok. Karena Tiongkok yang paling cepat merespons permintaan kita. Kita yang ngatur kriteria investasi jadi enggak ada deep yang ditakutkan Indonesia dan kita lakukan bisnis to bisnis, semua kita lakukan pegawai Indoensia," katanya.

Dia juga menekankan Indonesia harus hebat dalam ekonomi. Salah satunya Indonesia harus berkembang dan tidak menunggu satu sama lainnya.

"Tidak ada yang negara maju mau melihat negara berkembang. Kalau mau hebat kita harus bikin diri kita hebat. Jangan membully diri kita," tandasnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement