Luhut: Orang Luar Banyak Apresiasi Indonesia tapi Kita Banyak Nyinyir

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 24 November 2021 13:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 24 320 2506654 luhut-orang-luar-banyak-apresiasi-indonesia-tapi-kita-banyak-nyinyir-O37MxBvL2j.jpg Menko Luhut sebut orang Indonesia suka nyinyir (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemulihan ekonomi Indonesia terus berjalan sesuai dengan target pemerintah. Pencapaian Indonesia ini banyak diapresiasi oleh negara lain.

Saat ini, kondisi manufaktur Indonesia kembali naik pada Oktober 2021. Berdasarkan IHS Markit, Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang berada di posisi 57,2, atau naik dari posisi 52,2 pada September 2021.

Baca Juga: Sandiaga Uno Happy Masyarakat Serbu Sentra Vaksinasi di Makassar, Ekonomi Bangkit!

"Orang luar banyak apresasi ke kita tapi kita saja banyak nyinyir," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam video virtual, Rabu (24/11/2021).

Dia pun meramal ekonomi Indonesia akan berkisar pada 5% di kuartal IV 2021. Adapun, pada kuartal 2021 ekonomi RI akan berada di kisaran 4%. Ini menunjukkan ekonomi Indonesia mulai membaik.

Baca Juga: Ekonomi Global Dihantui Ketidakpastian, dari Tapering hingga Krisis Energi

"Keberhasilan dengan cepat pertumbuhan ekonomi kita dan pertumbuhan ekonomi kita akan ramalkan lebih baik dan kuartal IV ini dekat 5% dan tahun ini 4%. Ini jauh lebih bagus dri negara lainnya," katanya.

Untuk itu menahan laju Covid-19 perlu ditekankan. Salah satunya menggunakan aplikasi pedulilindungi dalam aktivitas ekonomi.

Pada awal penerapannya, PeduliLindungi memang sempat mengalami masalah. Namun, kini perkembangannya sudah semakin pesat.

Aplikasi PeduliLindungi bahkan juga sudah terintegrasi dengan aplikasi lainnya mulai dari taksi online hingga platform e-commerce.

"Kementerian Kesehatan juga mengintegrasikan PeduliLindungi dengan berbagai aplikasi yang serupa di negara lainnya," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini