Industri hulu migas yang pada mulanya didisain untuk menghasilkan manfaat berupa penerimaan negara secara maksimal, kemudian dikembangkan menjadi salah satu mesin penggerak kegiatan penunjangnya, seperti perbankan, perhotelan dan sebagainya.
"Dalam perhitungan umum, setiap investasi sebesar USD1, menghasilkan dampak senilai USD1,6 yang dapat dinikmati oleh industri penunjangnya," katanya.
Selain memberikan dampak langsung, industri hulu migas (terutama gas) juga akan menjadi penyokong energi pada masa transisi.
"Karena selain untuk mendukung pertumbuhan permintaan energi, gas juga akan dikembangkan untuk menggantikan energi batubara yang lebih banyak menghasilkan karbon. Dengan posisinya tersebut, maka konsumsi gas di masa depan akan meningkat signifikan," katanya.
(Dani Jumadil Akhir)