Share

Wuss! Bayar Tol di 40 Ruas Tanpa Berhenti Dimulai Tahun Depan

Erlinda Septiawati, Okezone · Senin 29 November 2021 16:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 29 320 2509123 wuss-bayar-tol-di-40-ruas-tanpa-berhenti-dimulai-tahun-depan-sNBi62tx18.jpg Bayar Tol Tanpa Berhenti (Foto: Okezone)

JAKARTA – Bayar tol di 40 ruas tanpa berhenti akan dimulai tahun depan. Bayar tol tanpa berhenti ini menggunakan sistem transaksi Multi Lane Free Flow (MLFF).

Kementerian PUPR bekerja sama dengan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) akan menerapkan sistem transaksi MLFF yang ditargetkan terlaksana pada akhir tahun 2022.

Rencana tersebut dilakukan sebagai langkah peningkatan mutu dari kualitas jalan tol. Pasalnya, dengan sistem transaksi ini maka pembayaran di jalan tol dapat dilakukan secara non tunai.

“Kementerian PUPR melalui @pupr_bpjt terus mendorong peningkatan kualitas layanan jalan tol, salah satunya melalui Sistem Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh Berbasis Multi Lane Free Flow (MLFF),” tulis Kementerian PUPR, dikutip dari akun Instagram resminya @kemenpupr, di Jakarta, Senin (29/11/2021).

Baca Juga: Bayar Tol Tanpa Berhenti Dimulai September 2022, Ini Tahapannya

Berdasarkan peninjauan sistem transaksi seperti ini mulai dapat diterapkan akhir tahun 2022 di 40 ruas jalan tol yang berlokasi di Pulau Jawa hingga Bali.

“Sistem ini ditargetkan siap diterapkan pada akhir tahun 2022 pada 40 ruas tol di Pulau Jawa dan Bali,” katanya.

Awal mulanya, sistem MLFF ini terinspirasi dari sistem pembayaran nontunai nirsentuh yang menciptakan efisiensi, efektivitas, keamanan, dan kenyamanan dalam melakukan transaksi pembayaran jalan tol di Indonesia.

Di mana nantinya sistem akan menggunakan teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS) yang tersambung dengan tambahan berupa aplikasi yang dapat dipakai saat berada di jalan tol.

“Sistem transaksi ini menerapkan teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS) pada aplikasi khusus jalan tol di smartphone,” ujarnya.

Lebih lanjut, secara otomatis GPS pada smartphone akan mendeteksi lokasi yang dibantu satelit agar terjadi proses map-matching.

Jadi, pada saat proses ini selesai maka akan dilakukan penjumlahan total tarif selama berkendara di jalan tol.

“Selanjutnya GPS akan menentukan lokasi yang dideterminasi oleh satelit dan proses map-matching akan berjalan di central system. Saat kendaraan keluar tol dan proses map-matching berakhir, sistem akan melakukan kalkulasi tarif,” jelasnya.

Sistem MLFF ini, memberi kemudahan bagi para pengemudi sehingga tidak perlu lagi berhenti di setiap gerbang tol.

“Dengan sistem ini, nantinya pengendara tidak perlu berhenti di gerbang tol sehingga dapat mempersingkat waktu tempuh,” pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini