Share

IHSG Sesi I Tiba-Tiba Anjlok ke 6.512

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis · Rabu 01 Desember 2021 11:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 01 278 2510122 ihsg-sesi-i-tiba-tiba-anjlok-ke-6-512-8GMXPkFkq8.jpg IHSG Sesi I Melemah (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal mempertahankan penguatan pada perdagangan sesi I. Sempat menguat di awal perdagangan, siang ini IHSG melemah 21,09 poin atau 0,32% ke level 6.512,83.

Pada perdagangan sesi pertama, Rabu (1/12/2021), terdapat 188 saham menguat, 347 saham melemah, dan 118 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp9,4 triliun dari 15,13 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

Baca Juga: IHSG Dibuka Menguat di Awal Desember ke Level 6.554

 

Indeks LQ45 naik (0,34%) ke 934,11, indeks JII menguat (0,14%) ke 558,94, indeks IDX30 naik (0,50%) ke 499,74 dan indeks MNC36 melambung (0,54%) ke 316,45.

Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers, yaitu PT Sriwahana Adityakarta Tbk (SWAT) menguat 31,76% ke Rp195, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) naik 18,85% ke Rp580, dan PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA) melesat 14,77% di Rp101

Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, saham PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) melemah (-6,43%) ke Rp2620, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) turun (-6,42%) di Rp510, dan PT Karya Bersama Anugerah Tbk (KBAG) anjlok (-6,31%) di Rp104.

Sejumlah indeks sektoral yang melemah antara lain bahan baku -0,14%, konsumsi siklikal -0,66%, energi -1,08%, keuangan -0,76%, kesehatan -0,32%, infrastruktur -0,23%, properti -1,92%, teknologi -2,28%, dan transportasi -1,15%. Sedangkan yang menguat sepeprti industri 0,71%, dan konsumsi non-siklikal 0,06%.

Investor asing terpantau melakukan aksi jual secara akumulatif mencapai Rp118,77 miliar dengan penjualan sejumlah emiten di pasar reguler seperti PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) R99,2 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp36,6 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp33,2 miliar.

Sementara transaksi net-buy asing di antaranya PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp149,2 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp59,5 miliar, dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp45,4 miliar

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini