3. Mahalnya Bahan Baku Minyak Goreng
Menurut Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan, hal ini disebabkan oleh kenaikan harga crude palm oil (CPO) atau minyak kelapa sawit di seluruh dunia.
Penurunan bahan baku dari dalam negeri yang diprediksi hanya mencapai 47 juta ton dari target 49 ton juga mempengaruhi harga minyak goreng. Tak ketinggalan, harga dari produsen minyak goreng Indonesia yang masih bergantung pada harga CPO dunia juga berperan besar saat seluruh harga CPO global melonjak.
4. Harga Sembako yang Lain Juga Naik
Bukan hanya cabai dan minyak goreng yang mengalami kenaikan harga menjelang Nataru. Beberapa harga sembako yang lainnya juga melonjak, seperti bawang merah dijual Rp29.171/kg. Lalu disusul dengan ayam broiler yang juga naik jadi Rp38.393/ekor.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.