Share

Indonesia Ekspor Gula Kelapa ke Spanyol Rp16 Miliar

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Selasa 14 Desember 2021 10:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 14 320 2516649 indonesia-ekspor-gula-kelapa-ke-spanyol-rp16-miliar-jYMw8kzyyQ.jpg Ekspor RI (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) melepas ekspor komoditas Tanah Air. Kali ini, gula kelapa asal Banyumas yang dikirim ke Spanyol senilai satu juta Euro atau Rp16 miliar.

Pelepasan ekspor yang difasilitasi Atase Perdagangan Madrid ini dilakukan CV Realsa Natural Indonesia bekerja sama dengan perusahaan Four Trade B.V dari Spanyol.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi menyebut, ekspor gula kelapa asal Banyumas ke Spanyol yang dilakukan pada Senin 13 Desember 2021 kemarin, direncanakan akan terus berkelanjutan dengan jumlah pemesanan sebanyak 24 kontainer per tahun.

Produk gula kelapa ini nantinya akan dipasarkan oleh salah satu perusahaan ritel terbesar yang memiliki lebih dari enam ribu cabang di seluruh Spanyol.

Baca Juga: Ekspor Sepatu Indonesia Sulit Bersaing dengan Vietnam, Memang Apa Kelebihannya?

“Saya mengapresiasi upaya pelaku usaha Indonesia dan Atase Perdagangan Indonesia Madrid yang sudah membuka akses pasar bagi produk Indonesia secara langsung ke pasar Spanyol. Semoga pelepasan ekspor kali ini dapat menjadi preseden untuk terus meningkatkan ekspor Indonesia ke Spanyol tidak hanya untuk produk gula kelapa saja,” ujar Didi dalam keterangan resminya, Selasa (14/12/2021).

Lanjut ia berharap, dari pelepasan ekspor ini, nilai dan jumlah pemensanan akan terus meningkat seiring dengan semakin tingginya permintaan konsumen di Spanyol nantinya.

Didi juga mengimbau kepada para pelaku usaha agar tetap menjaga kualitas dan teru meningkatkan daya saing karena peluang peningkatan ekspor sudah terbuka lebar.

Baca Juga: RI Segera Ekspor Kopi hingga Manggis ke Spanyol dengan Nilai Rp1,1 Triliun

"Para pelaku usaha juga harus terus berupaya memenangkan kepercayaan konsumen Spanyol,” katanya.

Atase Perdagangan Madrid Novita Sari mengatakan, proses seleksi pembelian gula kelapa ke Spanyol cukup panjang. Pihak importir sangat ketat memastikan produk gula kelapa Indonesia tersebut memenuhi kriteria yang sesuai dengan kalangan konsumen di Spanyol.

Diharapkan, ini merupakan titik awal peningkatan ekspor produk Indonesia ke Spanyol.

“Pembeli gula kelapa dari Spanyol telah melakukan kontak dengan perusahaan Indonesia sejak pelaksanaan Trade Expo Indonesia Virtual Expo (TEI-VE) 2020," kata Novita.

"Seleksi untuk memenuhi kriteria konsumen Spanyol pun melalui proses yang cukup panjang karena produk gula kelapa tersebut akan dipasarkan di ritel terbesar Spanyol. Sehingga, transaksi ekspor baru terealisasi,” lanjutnya.

Berdasarkan data statistik impor Spanyol yang dikeluarkan Agencia Tributaria, ekspor produk gula dengan HS 170290 (sugar, nesoi, including invert sugar and invert syrup) dari Indonesia ke Spanyol pada periode Januari-September 2021 tercatat sebesar USD 276,887 atau naik sebesar 181,43 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Nilai ini tidak terlalu besar karena Spanyol lebih memilih mengekspor dari negara terdekatnya seperti Prancis, Belgia, dan Belanda.

Sementara itu, kinerja ekspor nonmigas Indonesia ke Spanyol pada periode Januari-Oktober 2021 tercatat sebesar USD 1,93 miliar. Impor nonmigas Indonesia dari Spanyol pada periode yang sama tercatat sebesar USD 428,15 juta.

Neraca perdagangan nonmigas Indonesia-Spanyol surplus USD1,50 miliar. Surplus periode Januari--Oktober 2021 ini mengalami kenaikan 63,3 persen jika dibandingkan periode yang sama pada 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini