Sejak tahun 2017 hingga tahun 2024, di Provinsi Aceh telah dan akan terbangun 16 lokasi BBM Satu Harga. Saat ini 6 penyalur BBM Satu Harga sudah beroperasi di Provinsi Aceh, di mana 3 penyalur berada di Kabupaten Aceh Singkil dan 3 penyalur di Kabupaten Gayo Luwes.
Selain meminta Pemerintah Daerah untuk ikut serta dalam mengawasi pendistribusian BBM Satu Harga agar tepat sasaran, Ego berharap 6 Penyalur BBM Satu Harga yang diresmikan ini akan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
“Saya ucapkan terima kasih, mudah-mudahan dengan diresmikannya 6 Penyalur BBM Satu Harga ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, saya juga mengharapkan kita dapat terus berkontribusi dalam membangun bangsa dan negara yang kita cintai ini. Semoga Tuhan Yang Maha Esa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua,” uajrnya.
Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Komite BPH Migas Harya Adityawarman dalam laporannya mengatakan, Roadmap Pembangunan penyalur BBM 1 Harga sampai dengan akhir tahun 2024 yaitu terbangunnya 583 penyalur BBM 1 Harga.
“BPH Migas secara konsisten sejak 2017 mengawal pelaksanaan pembangunan penyalur BBM 1 Harga agar target tersebut dapat tercapai. Sejak Tahun 2017 hingga 2020 capaian program BBM 1 Harga sebanyak 253 penyalur. Adapun realisasi tahun 2021 terbangun 78 penyalur atau 102%, melebihi target yang sudah dicanangkan sebanyak 76 Penyalur,” ujar Harya.