Share

Dapat PMN Rp7,9 Triliun, Waskita Karya Rights Issue Akhir Tahun

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Kamis 16 Desember 2021 10:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 16 278 2517837 dapat-pmn-rp7-9-triliun-waskita-karya-rights-issue-akhir-tahun-QySMcMvF3n.jpg Waskita Karya Dapat PMN dan Siap Rights Issue. (Foto: Okezone.com/Waskita)

JAKARTA - Peraturan Pemerintah (PP) atas Penyertaan Modal Negara (PMN) telah dikelauarkan salah satunya untuk PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Dengan begitu, emiten akan melakukan penambahan modal dengan skema hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue pada akhir 2021.

Baca Juga: Sudah Dapat PMN Rp7,9 Triliun, Waskita Karya Kok Mau Rights Issue Lagi?

Beleid yang dimaksud adalah PP Nomor 116 Tahun 2021 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero). Nominal PMN yang diterima waskita sebesar Rp7,90 triliun.

"Berdasarkan PP PMN, Negara Republik Indonesia melakukan penambahan penyertaan modal ke dalam modal saham Waskita sebesar Rp7,90 triliun yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2021," ujar Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Waskita Karya, Taufik Hendra Kusuma, Kamis (16/12/2021).

Baca Juga: Waskita Karya Cetak Laba Bersih Rp145 Miliar, Naik 104%

Dalam PP PMN tersebut, pemerintah menilai bahwa perusahaan perlu memperbaiki struktur permodalan dan meningkatkan kapasitas usahanya dalam rangka mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) serta penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN) di bidang jalan tol

Adapun nilai PMN tersebut ditetapkan oleh Menteri Keuangan berdasarkan hasil pelaksanaan penerbitan saham baru yang disampaikan oleh Menteri BUMN.

Taufik mengatakan dengan diterimanya PP PMN tersebut, maka pernyataan efektif OJK dapat segera diperoleh dan proses rights issue dapat segera dilaksanakan.

Perseroan menargetkan dana rights issue sebesar Rp11,90 triliun. Seluruh dana yang diperoleh dari PMN sebesar Rp7,90 triliun akan digunakan untuk penyelesaian 7 ruas tol eksisting perseroan dan dana publik sebanyak-banyaknya sebesar Rp4,00 triliun akan digunakan sebagai modal kerja dan capex untuk Perseroan maupun anak perusahaan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini