JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebut bahwa inflasi tetap rendah dan mendukung stabilitas perekonomian.
Indeks Harga Konsumen (IHK) pada November 2021 tercatat inflasi 0,37% (mtm) sehingga inflasi IHK sampai November 2021 mencapai 1,30% (ytd).
Baca Juga: 7 Jurus BI Jaga Stabilitas Makroekonomi dan Sistem Keuangan RI
"Secara tahunan, inflasi IHK tercatat 1,75% (yoy), meningkat dari inflasi Oktober 2021 sebesar 1,66% (yoy). Inflasi inti tetap rendah sebesar 1,44% (yoy) di tengah permintaan domestik yang mulai meningkat, didukung oleh pasokan yang terkendali, nilai tukar yang stabil dan ekspektasi inflasi yang terjaga," ujar Perry di Jakarta, Kamis (16/12/2021).
Inflasi kelompok volatile food melambat didukung pasokan barang yang memadai. Inflasi kelompok administered prices meningkat dipengaruhi kenaikan tarif angkutan udara sejalan mobilitas yang membaik.
Baca Juga: BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan 3,5%
Inflasi diprakirakan berada di bawah batas bawah kisaran sasarannya 3,0±1% pada 2021 dan terjaga dalam kisaran sasaran 3,0±1% pada 2022.