JAKARTA – Pencairan BLT Subsidi Gaji atau Bantuan Subsidi Upah (BSU) akan selesai. Realisasinya telah mencapai 84,9% atau Rp7,48 triliun dari pagu Rp8,8 triliun.
Untuk realisasi klaster Perlinsos yang lain seperti BLT Desa sebesar 69,3% atau Rp19,95 triliun dari pagu Rp28,80 triliun.
"Realisasi dari klaster Perlinsos yang sebesar Rp152,18 triliun, antara lain digunakan untuk Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar 98,0% atau Rp27,75 triliun dari pagu Rp28,31 triliun, Kartu Sembako sebesar 83,9% atau Rp41,88 triliun dari pagu Rp49,89 triliun," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga, di Jakarta, Selasa (14/12/2021).
Sedangkan Klaster Program Prioritas sebesar Rp83,64 triliun (70,9%). Klaster Dukungan UMKM dan Korporasi sebesar Rp77,73 triliun (47,9%). Dan klaster insentif usaha telah terealisasi 100% sebesar Rp62,86 triliun.
Adapun realisasi Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) secara keseluruhan sudah mencapai Rp519,69 triliun atau 69,8% dari total anggaran Rp744,77 triliun hingga 10 Desember 2021.
Dan Airlangga Hartarto, mengungkapkan realisasi klaster kesehatan sebesar Rp143,29 triliun (66,7%). Yang digunakan untuk Diagnostik (Testing dan Tracing), Therapeutic (Insentif dan Santunan Nakes), dan Vaksinasi (Pengadaan dan Pelaksanaan).
Baca Selengkapnya: BLT Subsidi Gaji Sudah Cair Rp7,48 Triliun
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.