Share

Rights Issue, Waskita Karya (WSKT) Incar Rp11,96 Triliun

Anggie Ariesta, Jurnalis · Minggu 19 Desember 2021 14:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 19 278 2519376 right-issue-waskita-karya-wskt-incar-rp11-96-triliun-IdkzChwNWi.jpeg Waskita Karya (Foto: Okezone/Shutterstock)

JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) akan melakukan Penambahan Modal Melalui Penawaran Umum Terbatas II (PUT II) dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue akhir tahun ini dengan harga yang ditetapkan Rp620.

Berdasarkan prospektus Perseroan dikutip Minggu (19/12/2021), WSKT akan menerbitkan saham baru sebanyak 19.295.430.298 dan dari rights issue ini perusahaan akan memperoleh dana senilai Rp11,96 triliun.

Berdasarkan PP No. 116/2021 tanggal 10 Desember 2021 tentang penambahan Penyertaan Modal Negara (PMN), pemerintah selaku pemegang saham utama Waskita akan menyuntikkan PMN sebesar Rp7,9 triliun yang bersumber dari APBN 2021.

Baca Juga: Pan Brothers (PBRX) Cetak Penjualan USD507,8 Juta di Kuartal III-2021, Turun 3,05%

Sedangkan pemegang saham porsi publik yang tidak menyerap haknya dalam right issue ini, maka sisa saham baru akan dilakokasikan kepada pemegang saham lain yang telah melaksanakan haknya dan memesan saham baru.

Right issue ini diperlukan agar komposisi saham yang dimiliki pemerintah dan publik tetap sama yakni 66% dikuasai pemerintah dan 34% dipegang publik.

Baca Juga: Tak Semua IPO Direstui BEI, Ini Alasannya

"Bila jumlah saham baru yang dipesan tidak melebihi jumlah seluruh saham yang ditawarkan, maka seluruh pesanan atas saham baru tambahan akan dipenuhi," kata manajemen dalam prospektus.

Adapun jadwal sementara aksi HMETD, RUPSLB telah dilaksanakan perseroan pada 21 September 2021 lalu, tanggal efektif pernyataan pendaftaran HMETD OJK pada 16 Desember 2021, tanggal terakhir pencatatan untuk memperoleh HMETD dilaksanakan pada 28 Desember 2021, tanggal terakhir perdagangan saham dengan HMETD di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan pada 24 Desember 2021.

Sementara perdagangan saham di pasar tunai dilaksanakan pada 28 Desember 2021, tanggal distribusi sertifikat HMETD pada 29 Desember 2021, tanggal pencatatan di Bursa Efek Indonesia dilaksanakan pada 30 Desember 2021 dan periode perdagangan HMETD dilakukan pada 30 Desember 2021 sampai 12 Januari 2022.

Periode penyerahan saham hasil pelaksanaan HMETD dilaksanakan pada 4 Januari 2021-14 Januari 2022, tanggal terakhir pembayaran pemesanan saham tambahan pada 14 Januari 2022, tanggal penjatahan dilaksanakan pada 17 Januari 2022, dan tanggal pengembalian uang pemesanan dilakukan pada 19 Januari 2022.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini