Share

Sempat Mangkrak sejak 1996, Tol Becakayu Bakal Beroperasi di 2022

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Jum'at 24 Desember 2021 15:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 24 320 2522109 sempat-mangkrak-sejak-1996-tol-becakayu-bakal-beroperasi-di-2022-AxfC3QRGDK.jpg Jalan Tol (Foto: Okezone/Jasa Marga)

JAKARTA - Proyek Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) saat ini sudah progres on off ramp Jatiwaringin, 2A, dan 2A ujung sendiri telah mencapai 96,74%.

Direktur Utama PT Waskita Karya, Destiawan Soewardjono menyebut pihaknya masih menghadapi tekanan cukup berat akibat pandemi Covid-19 saat menyelesaikan proyek tersebut. Akan Tetapi, dirinya optimis Becakayu Seksi 2A bisa dioperasikan pada Maret 2022.

Baca Juga: Menko Luhut Tercengang Tol Becakayu Mangkrak sejak 1996

"Alhamdulillah pada hari ini pak Menteri (Luhut) berkunjung. Kami sudah mendekati penyelesaian dan insya Allah pada Maret akhir Maret 2022 sudah bisa dioperasikan dari connection Tanjung Priok-Jatinegara sampai ke Bekasi Barat," ujar Destiawan, Jumat (24/12/2021).

Menurut dia, pengerjaan proyek Becakayu membutuhkan dukungan pendanaan pemerintah melalui penyertaan modal negara (PMN). Saat ini emiten dengan kode saham WSKT itu memperoleh PMN 2021 sebesar Rp 7,9 triliun.

Destiawan menyampaikan anggaran segar itu digunakan Waskita untuk menyelesaikan tujuh ruas tol, termasuk untuk seksi 2A dan 2A ujung tol Becakayu yang senilai Rp 1,1 triliun.

Baca Juga: Tersambung Sampai Tambun, Anggaran Tol Becakayu Seksi 2B Butuh Rp3,75 Triliun

Selain itu, Waskita juga tengah menggodok Becakayu seksi 2B Marga Jaya-Tambun sepanjang 6,9 km dengan biaya konstruksi mencapai Rp 3,75 triliun. Waskita pun membuka peluang bagi swasta untuk memberikan pembiayaan terhadap pengerjaan seksi 2B.

"Seksi 2B terus terang Waskita dalam kondisi yang seperti ini masih berat untuk bisa menyelesaikan dengan pembiayaan yang ada di Waskita karena dalam proses restrukturisasi sampai 2025," kata Destiawan.

Dia mengaku ada sejumlah investor yang berminat, salah satunya investor asal China Selain dari asing, Destiawan berharap adanya alokasi tambahan PMN pada 2022 untuk penyelesaian sejumlah proyek tol Waskita.

"Ini yang kami harapkan dengan mencari mitra maupun pembiayaan dari asing dan mudah-mudahan kalau bisa dialokasikan lagi tambahan PMN sehingga kami bisa menyelesaikan (Becakayu) di akhir 2023," ungkap Destiawan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini