Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Tips Jitu Mengatur Keuangan Usia 20-an

Ahmad Hudayanto , Jurnalis-Sabtu, 25 Desember 2021 |14:28 WIB
5 Tips Jitu Mengatur Keuangan Usia 20-an
Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA – Tips jitu mengelola keuangan di usia 20-an tahun. Di usia tersebut mungkin menjadi masa peralihan dan mulai hidup mandiri. Pada masa inilah pengaturan keuangan menjadi penting.

Sering kali mengatur keuangan di periode tersebut masih sulit dilakukan. Maka pada usia 20-an belajar mengatur keuangan menjadi waktu yang tepat.

Financial Planner & Educator Financial Prita Hapsari Ghozie membagikan cara mengatur keuangan di usia 20-an. Berikut cara mengatur keuangan di usia 20-an, dilansir dari Instagram @pritaghozie, Sabtu (25/12/2021).

Baca Juga: Atur Gaji Sebelum dan Sesudah Menikah, Apa Bedanya?

1. Mencatat Pengeluaran

Cara pertama mengatur keuangan di usia 20-an adalah mencatat keuangan. Hal ini penting karena selain mengetahui jumlah pengeluaran yang dibutuhkan, mencatat pengeluaran dapat mengetahui pengeluaran kecil yang jumlahnya bisa menjadi besar.

Mencatat keuangan juga dapat mengetahui money personality atau kepribadian diri dalam menggunakan keuangan.

Seperti bagian pengeluaran apa yang paling besar dalam pengeluaran tersebut, apakah kebutuhan makan minum, belanja pakaian, atau liburan.

Baca Juga: Perlu Dihindari, Ini 3 Kesalahan Milenial Kelola Keuangan

2. Kalkulasi Pendapatan

Setelah mencatat pengeluaran, kalkulasi pemasukan perbulan. Bagi yang memiliki pendapatan tidak pasti perhitungan pemasukan didapatkan melalui rata-rata pendapatan dalam setahun.

Yaitu dengan cara menjumlah pendapatan dalam setahun dan kemudian dibagi 12, hasil dari pembagian tersebutlah yang menjadi rata-rata pendapatan perbulan.

3. Buat Daftar Pengeluaran

Buatlah daftar pengeluaran untuk kebutuhan pribadi. Dalam hal ini masing-masing orang memiliki kebutuhan yang berbeda-beda, seperti misalnya akomodasi, kuota internet, transportasi, atau mungkin kebutuhan liburan juga perlu dimasukkan dalam daftar.

Dan kemudian pisahkan antara kebutuhan tetap dan kebutuhan variable. Kebutuhan tetap adalah jumlah pengeluaran yang tiap bulan sama, seperti bayar sewa rumah atau kos atau bayar cicilan.

Sedangkan kebutuhan variable adalah kebutuhan yang jumlahnya tiap bulannya tidak pasti, seperti misalnya bensin ataupun kuota internet.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement