Share

3 Kesepakatan yang Bikin Serikat Pekerja Pertamina Batal Mogok Kerja

Athika Rahma, Jurnalis · Rabu 29 Desember 2021 09:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 29 320 2524145 3-kesepakatan-yang-bikin-serikat-pekerja-pertamina-batal-mogok-kerja-JyurAwWITL.jpg Serikat Pekerja Pertamina Batal Mogok Kerja Hari Ini. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) membatalkan rencana mogok kerja yang dilakukan hari ini. Aksi mogok kerja batal karena ada kesepakatan dengan manajemen Pertamina.

Sebelumnya telah ditandatanganinya Perjanjian Bersama (PB) antara FSPPB dengan Direksi PT Pertamina (Persero) yang disaksikan dan difasilitasi oleh Direktorat Jendral Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker.

"Maka, rencana aksi mogok kerja nasional yang tertuang dalam surat nomor 113/FSPPB/XII/2021-TH% tanggal 17 Desember 2021 perihal Pemberitahuan Mogok Kerja dibatalkan, sesuai dengan surat FSPPB nomor 120/FSPPB/XII/2021- FO4 tanggal 28 Desember 2021," ujar Juru Bicara FSPPB Marcellus Hakeng Jayawibawa, Rabu (29/12/2021).

Baca Juga: Aksi Mogok Batal, Pekerja Pertamina Dapat Kenaikan Gaji Tahun Depan

FSPPB menginstruksikan kepada seluruh pekerja PT Pertamina (Persero) untuk dapat bekerja menjalankan tugas sebagaimana biasanya dan menjamin distribusi energi keseluruh penjuru negeri. Hal-hal yang menjadi bagian dari Perjanjian Bersama akan ditindaklanjuti secara bersama-sama antara FSPPB dengan pihak Perusahaan.

Hakeng melanjutkan, kesepakatan dalam Perjanjian Bersama ini merupakan murni hasil kesepakatan antara para pihak yaitu FSPPB dengan Direksi PT. Pertamina (Persero) tanpa ada intervensi dari pihak manapun termasuk namun tidak terbatas juga dari Komisaris PT Pertamina (Persero).

Dirinya berterima kasih kepada pekerja yang tetap dapat menunjukkan kinerja dan menjaga kondusivitas serta soliditas di lingkungan kerja masing-masing, khususnya dalam periode Siaga 1 yang ditetapkan oleh FSPPB mulai 10 Desember 2021.

Baca Juga: 4 Fakta Kecurangan Petugas SPBU Bikin Emak-Emak Ngamuk, Begini Modusnya

"Keberhasilan perjuangan dalam penandatanganan PB ini tidak lepas dari dukungan Perkerja yang telah bersatu dan selalu konsisten bersama FSPPB dalam mengawal isu-isu yang berkembang," ujarnya.

Tak lupa, apresiasi juga diberikan kepada seluruh jajaran Direksi PT Pertamina (Persero) yang dinilai telah menujukkan itikad baik untuk memperbaiki sumbatan komunikasi serta berkomitmen menciptakan hubungan industrial yang harmonis, dinamis dan berkeadilan.

"Kami juga berterima kasih kepada Direktorat Jendral Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker yang telah memediasi proses perundingan dan berkomitmen mengawal implementasi hasil PB," katanya.

Hakeng menegaskan, perjuangan FSPPB hanya terkait dengan kesejahteraan Pekerja saja adalah tidak benar.

"Dan kepada Seluruh Rakyat Indonesia, FSPPB meminta maaf atas ketidaknyamanannya terkait rencana aksi industrial FSPPB. Pekerja Pertamina siap untuk terus menjaga suplai energi di seluruh pelosok tanah air serta tetap berkomitmen dalam menjaga kedaulatan energi nasional," tandasnya.

Berikut tiga kesepakatan pekerja dengan direksi Pertamina:

Pertama, kedua belah pihak sepakat untuk memperbaiki kualitas komunikasi dan dialog ke arah yang lebih konstruktif dan produktif.

Kedua, perjanjian melakukan penyesuaian gaji. Hal tersebut mengingat sejak 2020 seluruh pekerja Pertamina tidak mengalami kenaikan gaji.

Ketiga, yaitu memberikan kebebasan FSPPB dalam mengekspresikan keinginannya dengan tetap mengacu kepada Perjanjian Kerja Bersama (PKB).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini