Share

Pasca-IPO, Mitratel Siap Terima Pengalihan 6.000 Tower

Antara, Jurnalis · Kamis 30 Desember 2021 12:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 30 278 2524877 pasca-ipo-mitratel-siap-terima-pengalihan-6-000-tower-4euKmgB2pK.jpg Mitratel Jajaki Proses Peralihan Tower Telkomsel dan Telkom. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk meminta PT Dayamitra Telekominikasi Tbk (Mitratel) untuk segera melakukan akselerasi bisnis pasca-IPO.

Adapun saat ini tengah menjajaki untuk pengalihan tower tambahan milik Telkomsel dan juga Telkom, di mana telah siap kurang lebih 6.000 menara untuk ditransaksikan di 2022.

Baca Juga: Mitratel (MTEL) Bangun Infrastruktur Ekonomi Digital

Dengan langkah ini diharapkan Mitratel akan menjadi penyedia Menara telekomunikasi yang terbesar dan terkuat di Indonesia.

Sementara itu, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus mendorong upaya PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) menjadi Leading Digital Infrastructure Company di regional melalui pengembangan portfolio bisnis fiber optic di Mitratel maupun percepatan konsolidasi tower TelkomGroup ke Mitratel untuk dapat segera terealisasi di 2022. Langkah ini merupakan langkah strategis dalam rangka percepatan pembentukan digital ecosystem di Indonesia.

Baca Juga: 615 Tower Gunakan Energi Baru Terbarukan

"Kerjasama yang dijalin Mitratel dengan PT Alita Praya Mitra (ALITA) dalam memperluas cakupan layanan serat optik secara nasional berupa pembangunan jaringan serat optic sepanjang 6.000 kilometer di 5 Provinsi yang akan mendukung fiberisasi sekitar 1.500 tower Mitratel," ujarnya, dikutip dari Antara, Kamis (30/12/2021).

Selain menggandeng ALITA, Mitratel juga telah memanfaatkan jaringan serat optik milik Telkom untuk melayani dan mengintegrasikan layanan kepada operator seluler.

Budi Setyawan Wijaya menegaskan bahwa aksi korporasi konsolidasi bisnis TelkomGroup akan terus dilakukan sebagai salah satu langkah penting dalam upaya transformasi perusahaan, bukan hanya tower ke Mitratel tetapi juga disusul bisnis lainnya seperti konsolidasi Data Center ke PT Sigma Tata Sadaya (STS) sehingga Telkom dapat lebih fokus dalam peningkatan kapabilitas dan mendorong value bisnis secara optimal di masa mendatang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini