Selain itu, Saham Asia Pasifik sebagian besar naik pada Jumat pagi, menyusul indeks manajer pembelian (PMI) manufaktur dan non-manufaktur China yang lebih baik dari perkiraan untuk Desember dan reli di ekuitas China yang terdaftar di AS.
PMI manufaktur adalah 50,3 dan PMI non-manufaktur adalah 52,7, dengan kedua indeks melebihi ekspektasi dan tetap di atas tanda 50 yang menunjukkan pertumbuhan. Sementara itu, data AS yang dirilis pada hari Kamis menunjukkan bahwa klaim pengangguran awal di AS turun menjadi 198.000 minggu lalu.
Dari sisi domestik, pasar optimis UU Cipta Kerja akan segera direvisi. Pemerintah akan mempercepat revisi UU Cipta Kerja yang diminta oleh Mahkamah Konstitusi. Revisi undang-undang ini akan dilakukan selama dua tahun ke depan. Dan proyek revisi UU Cipta Kerja ini bakal masuk ke dalam program prioritas legislasi nasional prioritas tahun 2022. Ada dua undang-undang yang bakal direvisi.
Dua undang-undang yang akan direvisi adalah UU no 12 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan dan UU no 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Prosesnya, revisi akan dilakukan untuk UU 12 terlebih dahulu, baru setelah itu UU Cipta Kerja direvisi.
Dalam perdagangan akhir tahun 2021, rupiah ditutup menguat tipis, sedangkan untuk perdagangan awal tahun 2022, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp14.240 - Rp14.290.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.