Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anti-Kedip, PLN Setrum Smelter Nikel hingga Ibu Kota Baru

Antara , Jurnalis-Sabtu, 01 Januari 2022 |16:11 WIB
Anti-Kedip, PLN Setrum Smelter Nikel hingga Ibu Kota Baru
PLN Listriki Smelter hingga Ibu Kota Baru. (Foto: Okezone.com/Reuters)
A
A
A

JAKARTA - PT PLN (Persero) akan memasok listrik berkapasitas 800 megavolt ampere (MVA) untuk industri pengolahan dan pemurnian mineral atau smelter PT Kalimantan Ferro Industry di Sanga-Sanga, Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur. Pasokan listrik ini juga menjadi motor penggerak roda ekonomi, khususnya di Kalimantan Timur sebagai calon ibu kota negara baru

General Manager PLN Wilayah Kalimantan Timur dan Utara Saleh Siswanto mengatakan, pihaknya menginvestasikan biaya sebesar Rp139 miliar untuk memasok listrik secara bertahap kepada industri nikel tersebut.

“Kesiapan pasokan listrik adalah motor penggerak roda ekonomi, khususnya di Kalimantan Timur sebagai calon ibu kota negara baru," kata Saleh, dikutip dari Antara, Sabtu (1/1/2022).

Baca Juga: Molor, Smelter PT Timah (TINS) Baru Bisa Beroperasi Semester II-2022

Dia berkomitmen akan memberikan layanan kelistrikan yang andal kepada Kalimantan Ferro Industry agar bisa beroperasi maksimal.

Menurutnya, industri dan sentra ekonomi akan menjamur di Kalimantan Timur seiring dengan ketersediaan pasokan listrik yang memadai di wilayah tersebut yang dipasok oleh PLN.

"Kami siap berkolaborasi, tumbuh dan berkembang bersama industri Indonesia guna menggerakan roda perekonomian bangsa. Anda urus bisnisnya, kami urus listriknya," ucap Saleh.

Baca Juga: Smelter Timah Hitam Pertama Beroperasi, RI Makin Ogah Ekspor Bahan Mentah

Sementara itu, Direktur Utama Kalimantan Ferro Industry Li Jian mengungkap bahwa pihaknya merasa bahagia karena proyek industri ini akan segera berjalan.

"Hari ini merupakan milestone bagi perusahaan kami dimana perusahaan kami dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur. Saya mengucapkan terima kasih kepada PLN dan pemerintah daerah yang sangat mendukung proyek industri kami," kata Li.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement