Share

Mentan Lepas Ekspor ke 124 Negara Sebesar Rp14,4 Triliun

Andi Deri Sunggu, Jurnalis · Senin 03 Januari 2022 20:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 03 320 2526937 mentan-lepas-ekspor-ke-124-negara-sebesar-rp14-4-triliun-wwYfY7kGVO.jpg Mentan Lepas Ekspor. (Foto: Okezone.com/Pelindo)

JAKARTA - Kementerian Pertanian menggelarGebyar Ekspor yang diikuti 34 provinsi se-Indonesia. Pelepasan ekspor yang digelar dipenghujung 2021, dengan nilai komoditi yang di ekspor ke-124 negara mencapai angka Rp14,4 triliun.

Adapun pelepasan ekspor di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dengan mengangkat tema Ekspor Tangguh Indonesia Tumbuh. Acara tersebut dihadiri Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bersama dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Baca Juga: Biji Kakao Asal Bali Siap Tembus Pasar Perancis

Mentan melepas secara langsung komiditi ekspor di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassardan diikuti oleh 33 provinsi lainnya secara daring. Mentan menekankan bahwa total nilai komoditi yang akan di ekspor telah mencapai Rp14,4 triliun.

“Khusus untuk di Sulawesi Selatan, nilai ekspor Sulsel sejak Januari hingga Desember 2021 mencapai Rp2,8 triliun,” ujarnya, Senin (3/1/2022).

Baca Juga: Ekspor Batu Bara Distop, Pintu ke Luar Pelabuhan Diperketat

Mentan juga menegaskan, sektor pertanian dalam 2 tahun terakhir ini, yakni pada masa pandemi covid-19 menjadi penyangga utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Adapun komoditi yang akan di ekspor pada gebyar ekspor kali ini, antara lain kacang mede, minyak kulit mede, kopi biji, lada biji, cengkeh, pala, ampas sawit, dedak gandum, satoimo, rumout laut, getah damar dan sayur bayam beku.

Ada sejumlah negara yang menjadi tujuan ekspor yakni Netherlands, Malaysia, US, Thailan, Korea Selatan, China, Vietnam, Sri Lanka, Jepang, India, Perancis hingga Spanyol.

Mentan pun berharap Gebyar Ekspor 2021 mampu menjdi pemacu untuk lebih meningkatkan dan menambah komoditas ekspor, kualitas, volume dan nilai komoditas ekspor sari Sulsel. Di samping itu, diharapkan pula mampu mewujudkan pertanian yang berlkelanjutan dan mendunia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini