Share

Ternyata Perusahaan Termahal dalam Sejarah Berawal dari Indonesia, Kalahkan Apple dan Tesla

Sevilla Nouval Evanda, Jurnalis · Rabu 12 Januari 2022 11:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 12 455 2530959 ternyata-perusahaan-termahal-dalam-sejarah-berawal-dari-indonesia-kalahkan-apple-dan-tesla-T5XEbQlBHN.jpg Ternyata Perusahaan Termahal dalam Sejarah Berawal dari Indonesia. (Foto :Okezone.com)

JAKARTA - Ternyata perusahaan termahal dalam sejarah berasal dari Indonesia. Nilainya bahkan lebih tinggi dibandingkan perusahaan kaya yang terkenal saat ini.

VOC atau Vereenigde Oostindische Compagnie. Nama perusahaan ini kerap disebut dalam buku pelajaran sejak jenjang sekolah dasar.

Baca Juga: 10 Perusahaan Tbk Skala Menengah Terbaik di Asia, Nomor 6 dari Indonesia

Didirikan pada 1602, perusahaan yang menguasai rempah-rempah dari Indonesia ini jadi perusahaan termahal sepanjang sejarah karena bernilai USD7,9 triliun pada 1637.

Perusahaan Hindia Timur Belanda ini sukses besar. Bahkan, nilai perusahaan ini masih jauh lebih besar dibandingkan perusahaan super kaya di zaman ini.

Baca Juga: Daftar 10 Perusahaan Swasta Terbesar di Dunia

Pasalnya, perusahaan Apple yang terkaya saat ini pun hanya bernilai USD3 triliun atau Rp42.900 triliun (kurs Rp14.300/dolar). Di bawahnya, ada pula raksasa Microsoft yang bernilai USD2,6 triliun (Rp37.180 triliun).

Perusahaan Alphabet menjadi yang terkaya ketiga dengan nilai USD1,9 triliun atau Rp27.170 triliun dan Tesla, sang produsen mobil terkemuka pun kalah jauh dengan kekayaan VOC. Perusahaan ini "hanya" bernilai USD1 triliun (Rp14.300 triliun).

VOC adalah perusahaan yang disebut-sebut sebagai multinasional pertama yang bahkan mencetuskan sistem pembagian saham. Tak sendirian, ada pula persekutuan dagang lain serupa VOC untuk kawasan Hindia Barat, yaitu Geoctroyeerde Westindische Compagnie (GWC).

Pada dasarnya, VOC dan persekutuan dagang sejenisnya saat itu diberi kuasa oleh Belanda untuk memonopoli aktivitas perdagangan. VOC sendiri melakukannya di wilayah Asia. Bahkan, perusahaan ini punya keistimewaan lain.

Saat itu, VOC didukung negara. Bahkan diberi fasilitas dan hak-hak istimewa seperti memiliki tentara hingga mata uang sendiri. VOC juga bisa bernegosiasi dengan negara lain hingga menyatakan perang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini