Share

Temasek hingga SoftBank Guyur Rp1,28 Triliun, Startup eFishery Jajaki IPO

Dani Jumadil Akhir, Okezone · Minggu 16 Januari 2022 10:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 16 278 2532895 temasek-hingga-softbank-guyur-rp1-28-triliun-startup-efishery-jajaki-ipo-RZmCLsTDGW.jpg Rencana IPO eFishery. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Startup agritech Indonesia eFishery mendapatkan pendanaan seri C senilai USD90 juta atau setara Rp1,28 triliun (kurs Rp14.300 per USD).

Pendanaan ini dipimpin Temasek, SoftBank Vision Fund 2, dan Sequoia Capital India, dengan partisipasi dari investor lainnya yaitu the Northstar Group, Go-Ventures, Aqua-Spark, dan Wavemaker Partners.

Co-founder dan CEO eFishery Gibran Huzaifah menjelaskan, pendanaan baru ini akan digunakan untuk mengembangkan perusahaan, ekspansi regional, dan mencapai target untuk menjadi perusahaan teknologi akuakultur terdepan.

Baca Juga: Pertamina Geothermal Energy (PGE) Bakal IPO di Juni 2022

"Kami sangat senang dapat bermitra dengan Temasek, SoftBank Vision Fund 2, dan Sequoia Capital India, yang kami yakini dapat menambah nilai signifikan pada platform kami," katanya saat bincang dengan media belum lama ini di Jakarta.

Gibran menambahkan, pendanaan ini juga akan digunakan untuk merekrut tim secara agresif, khususnya talenta di bidang engineering dan pengembangan produk.

Baca Juga: Champ Resto IPO, Tawarkan Harga Saham Rp800-Rp950

"Kami menargetkan untuk merekrut 1.000 karyawan baru tahun ini, tidak hanya untuk menciptakan dampak di industri akuakultur Indonesia, namun untuk skala yang lebih besar, untuk menaklukkan pasokanakuakultur global,” kata Gibran.

eFishery akan menginvestasikan pendanaan seri C ini untuk menumbuhkan tim, memperkuat produk dan operasional bisnisnya di Indonesia, dan berekspansi ke pasar regional.

Melalui solusinya yang berbasis teknologi, eFishery memodernisasi teknik budidaya sehingga hasil budidaya menjadi lebih baik.

Baca Juga: KKP Selamatkan Kerugian Negara Sebesar Rp30 Miliar dari Tindak Penyelundupan BBL

eFishery akan mengakuisisi 1 juta pembudidaya dalam waktu 3-5 tahun ke depan. Pendanaan akan digunakan untuk meningkatkan platform dan layanan serta memperkuat produk digital eFishery dan menjadikannya koperasi digital bagi pembudidaya ikan dan udang.

eFishery juga bertujuan untuk berekspansi secara regional dengan menargetkan 10 negara teratas dalam produksi akuakultur, seperti India dan China.

Jajaki IPO

Managing Director Northstar Group, salah satu investor eFishery, Sidharta Oetama mengatakan, tidak menutup kemungkinan eFishery melakukan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Namun rencana IPO masih menunggu momen yang tepat.

"IPO bisa saja, tetapi kan perlu timing yang tepat," kata Sidharta Oetama.

Dia menambahkan, fokus eFishery adalah ingin membawa pembudidaya ikan dan udang lokal tampil ke level global melalui platform digital. "Kami ingin eFishery jadi ikon Indonesia," kata Sidharta.

Gibran Huzaifah menambahkan, eFishery berencana mencatatkan penawaran saham perdana ke publik meski tidak bisa dilakukan tahun ini. "Kami bangun skalanya dulu, baru ke depan IPO," kata Gibran.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini