Share

Menko Luhut Gandeng Merck hingga Pfizer Bangun Pusat Riset Vaksin di Bali

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Minggu 30 Januari 2022 10:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 30 320 2539950 menko-luhut-gandeng-merck-hingga-pfizer-bangun-pusat-riset-vaksin-di-bali-uIxOlYAHeE.jpg RI Siap Bangun Pusat Riset Vaksin di Bali. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA — Pemerintah berencana membangun pusat riset atau Research Center Vaksin di Bali. Dalam pengembangannya, pemerintah akan bekerjasama dengan sejumlah perusahaan farmasi ternama dunia, seperti Merck, Pfizer, dan Cansino.

“Ke depan akan ada temuan vaksin-vaksin baru lagi kita gak tau, tapi yang jelas di Bali kami (pemerintah) akan membuat research centre untuk Vaksin. Itu kami sama dengan ada dengan Merck, Pfizer, dan Cansino,” kata Menko Luhut Binsar Pandjaitan, dalam Sidang MPL PGI secara virtual, Minggu (30/1/2022).

Baca Juga: Apakah Vaksin Termasuk Obat? Ini Penjelasan BPOM

Menko Luhut mengungkapkan, Indonesia akan segera memulai produksi vaksin buatan dalam negeri yaitu vaksin Merah Putih.

“Dan itu (vaksin merah putih) nanti akan mulai Juni pada tahun ini 2022 sudah produksi,” tambahnya.

Baca Juga: Vaksin Merah Putih Siap Uji Pra-klinik

Pemerintah juga tela berkomitmen dah tengah fokus untuk mempercepat program Vaksinasi khususnya bagi kalangan anak-anak.

“Itu anak-anak yang belum disuntik kita dorong, dan elnery juga orang yang lebih tua dan komorbid, karena yang meninggal kami temukan itu banyak yang dari komorbid,” urainya.

Terkait dengan jenis vaksinyang telah digunakan di Indomesia, Luhut mengaku apa yang telah dimiliki oleh pemerintah saat ini sudah paling baik dan tepat.

“Saya kira yang sekarang semua sudah baik dan standar WHO, jadi tidak ada lagi yang lebih bagus dari pada itu, dan saya juga ingatkan tetap protokol kesehatan adalah kunci,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini