Share

Covid-19 Melonjak! PLN Pastikan Pasokan Listrik Rumah Sakit dan Pabrik Oksigen Aman

Zuhirna Wulan Dilla, Jurnalis · Kamis 03 Februari 2022 16:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 03 320 2541925 covid-19-melonjak-pln-pastikan-pasokan-listrik-rumah-sakit-dan-pabrik-oksigen-aman-WMEoUtpttZ.jpg PLN pastikan pasokan listrik untuk rumah sakit dan pabrik oksigen aman (Foto: PLN)

JAKARTA - PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya memastikan 2.356 petugasnya bersiaga untuk jaga pasokan listrik di tengah lonjakan kasus Covid-19.

Terutama untuk di beberapa fasilitas kesehatan termasuk Wisma Atlet dengan meningkatkan kesiagaan petugas.

Apalagi di sana sedang dipenuhi pasien yang terus berdatangan.

“Kami terus berkomitmen mendukung upaya pemerintah dalam penanganan Covid-19, tentu dalam kapasitas kami untuk menjaga keandalan pasokan listrik di fasilitas kesehatan dan penunjang penanganan Covid-19 di Jakarta,” ujar General Manager PLN UID Jakarta Raya, Doddy B Pangaribuan.

Selain memastikan petugasnya siaga, PLN UID Jakarta Raya juga menyiapkan 6 unit UPS (Uninterruptible Power Supply), 4 Unit Kabel Bergerak (UKB), 20 Unit Power Bank, 17 Unit Gardu Bergerak (UGB), dan 4 unit mobil crane.

Hal itu guna memperkuat pasokan listrik di rumah sakit darurat Covid-19 atau Wisma Atlet.

Karena Wisma Atlet mempunyai kapasitas daya 11.080.000 Volt Ampere (VA), serta ada 3 gardu distribusi yang memasok 7 tower di sana.

Lalu, Doddy memastikan kalau pasokan listrik di pabrik oksigen pun aman.

Karena ketersediaan oksigen begitu penting untuk penanganan pasien Covid-19 yang mengalami gangguan pernafasan.

Untuk petugas yang berjaga menerapkan sistem shift dengan menerapkan protokol kesehatan seperti, menjaga jarak, memakai masker, menghindari kerumunan dan serta rajin mencuci tangan.

Selain itu, PLN juga mendukung program vaksinasi Covid-19 yang dijalankan pemerintah.

Di mana pegawai dan mitra kerja PLN UID Jakarta Raya telah mendapat vaksin primer dosis pertama, kedua, dan booster.

“PLN sangat mendukung program pemerintah untuk vaksinasi. Sebagai perusahaan layanan publik yang harus bekerja 24 jam dalam 7 hari, tentu kami harus memastikan petugas kami sehat dan mendapat perlindungan di masa pandemi, salah satunya dengan vaksin untuk meminimalisir dampak Covid-19,” jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini