Share

Viral! Atap Jebol Muncul 'Air Terjun' di Terminal 3 Bandara Soetta

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Jum'at 11 Februari 2022 13:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 11 320 2545722 viral-atap-jebol-muncul-air-terjun-di-terminal-3-bandara-soetta-L3i6WK9b0o.jfif Atap terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Viral video memperlihatkan atap Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten jebol berbarengan dengan turunnya air yang begitu deras bak 'air terjun' beredar di media sosial. 

Kejadian itu terjadi diduga atap tersembut tak sanggup menahan volume air yang begitu banyak di atas.

Dikutip dari berbagai sumber, jarak atap ke lantai berkisar 10 meter.

 BACA JUGA:Angkasa Pura I Tidak Jual Aset untuk Bayar Utang Rp28 Triliun

Video kejadian itu disebut ramai di media sosial dengan durasi 19 detik.

Bahkan perekam video sampai histeris lantaran puing-puing atap ikut terjatuh.

Apalagi air yang begitu banyak turun dengan deras dari atas atap.

Kemudian, PT Angkasa Pura (Persero) II buka suara terkait adanya insiden viral itu.

Senior Manager of Branch Communication and Legal PT Angkasa Pura II Bandara Soekarno-Hatta, M Kholik Muwardi membenarkan atas video viral yang memperlihatkan kebocoran atap di Terminal 3.

Dia menyatakan, pihak Angakasa Pura II sudah melakukan sejumlah perbaikan langsung pasca kejadian.

“Betul, itu kejadian tanggal 9 Februari, sekitar pukul 17.17 WIB dan dari tanggal 9 malam sudah clear dan kami telah melakukan perbaikan,” Kholik Muwardi saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Jumat (11/2/2022).

 BACA JUGA:Angkasa Pura II Perketat Persyaratan Penerbangan hingga Pelarangan Mudik

Kholik menjelaskan, kalau kebocoran itu diakibatkan dari tingginya curah hujan pada hari yang sama saat insiden itu terjadi.

“Karena ada hujan lebat yang disertai angin kencang, beberapa lembar spandek yang merupakan bagian dari atap T3 mengalami gangguan, tepatnya di satu titik Boarding Gate 7 Terminal Soetta,” tambahnya.

Dia menyebut kondisi di sekitar tempat kejadian pun telah disterilisasi.

Perbaikan atap itu juga tak memakan waktu lama.

Karena sudah rampung pada tanggal 10 Februari 2022.

“Ke depannya, staf bandara selalu memonitor situasi di terminal selama 24 jam, sehingga antisipasi bisa dilakukan dengan baik,” tegasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini