JAKARTA - Harga saham PT MNC Energy Investments (IATA) memimpin top gainers pekan ini setelah resmi punya nama baru dari nama sebelumnya, PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk (IATA).
Berdasarkan statistik Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk data perdagangan 7-11 Februari 2022, IATA melejit 117,57% di Rp161 per saham, dari penutupan pekan lalu di Rp76. Akhir pekan ini, IATA ditutup melemah minus 1,83% di Rp161.
Kenaikan cukup besar tampaknya mengundang pantauan dari bursa yang memasukkan IATA dalam radar pantauan per 9 Februari 2022 karena dinilai ada aktivitas perdagangan yang tidak wajar / unusual market activity (UMA).
Seperti diketahui, perseroan baru saja melangsungkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk meminta persetujuan terkait langkah perseroan mengakuisisi 99,33% saham PT Bhakti Coal Resources (BCR) dari PT MNC Investama Tbk (BHIT).
Menyusul IATA dalam barisan top gainers, urutan kedua ditempati oleh PT Gozco Plantations Tbk (GZCO) yang melejit 79,10% di Rp120 dari pekan lalu di 67. Produsen crude palm oil (CPO) itu tercatat telah melonjak 84,62% dalam sebulan terakhir dan mendekati level tertingginya sepanjang masa di Rp131.
IATA dan GZCO menduduki urutan teratas top gainers disusul sejumlah emiten lain yang merasakan kenaikan serupa, sebagaimana tertulis dalam statistik BEI, dikutip Sabtu (12/2/2022).