Share

Transaksi Pakai Rupiah, Pengusaha Sebut Indonesia Bisa Keluar dari Zona Nyaman

Advenia Elisabeth, Jurnalis · Rabu 16 Februari 2022 16:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 16 320 2548318 transaksi-pakai-rupiah-pengusaha-sebut-indonesia-bisa-keluar-dari-zona-nyaman-byY5nAqCI8.jpg Semakin Banyak Pengusaha Gunakan Transaksi dengan Rupiah. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengungkapkan bahwa kesadaran masyarakat terutama pengusaha terhadap Local Currency Settlement (LCS) semakin tinggi. Hal itu lantaran pengusaha sudah tahu manfaat yang didapat dari LCS ini.

"Banyak dari para pengusaha yang sudah sadar penggunaan LCS terasa lebih efisien dan banyak manfaatnya. Kecuali bagi mereka yang memang belum memiliki LCS, itu lain cerita ya," ujar Hariyadi dalam Side Event Presidensi G20 Indonesia secara virtual, Rabu (16/2/2022).

Baca Juga: Gubernur BI Ingin Transaksi Bilateral dengan Rupiah Naik 10%

Hariyadi mengungkapkan, Indonesia perlu keluar dari zona nyaman dalam hal penggunaan mata uang ketika bertransaksi pada perdagangan internasional.

Hal itu bukan tanpa alasan, dikatakannya, karena saat ini ketika pengusaha melakukan ekspor dan impor, pelaku usaha tidak hanya bisa menggunakan dolar Amerika Serikat (AS), namun juga mata uang lokal pada beberapa negara tertentu yang sudah ada kerja sama Local Currency Settlement (LCS).

Baca Juga: Kabar Baik, Transaksi Ekspor Impor Pakai Rupiah Bakal Dapat Insentif

"Indonesia harusnya bisa keluar dari comfort zone, sudah jelas tadi disampaikan oleh Mr Yi Gang (Gubernur Bank Sentral China) apa saja manfaat dari LCS ini," tutur Hariyadi.

"Kalau saya sebagai pelaku usaha, saya lebih milih itu karena lebih efisien," ucapnya lagi.

Hariyadi berharap, LCS ini bisa semakin banyak orang yang menggunakannya. Terutama pengusaha lokal. Karena penggunaan LCS, menurutnya, dapat mendukung stabilitas nilai tukar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini