JAKARTA - Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Samsul Widodo mengungkapkan masih banyak alat-alat yang diberikan kepada UMKM dan Bumdes (Badan Usaha Milik Desa) tapi belum digunakan saat ini.
"Jadi banyak alat-alat yang dibantu ke Bumdes, UMKM, hingga ke koperasi, itu sampai bertahun-tahun masih diplastikan," ujarnya dalam diskusi virtual BumdesTalk, Kamis (17/2/2022).
Menurutnya, dari segi kelengkapan peralatan sudah bukan menjadi alasan untuk Bumdes atau UMKM ini berkembang, sebab pemerintah sudah banyak memberikan.
Namun yang sebetulnya menjadi permasalahan yang seharusnya ditangai adalah masalah manajemen pemasaran dan strateginya, manajemen SDM yang dimiliki hingga manajemen keuangan.
"Ini tidak pernah ditangani secara komprehensif," sambungnya.
Sehingga menurutnya pemerintah telah support dari segi peralatan, namun ada masalah lain yang belum bisa ditangai sendiri oleh para UMKM maupun Bumdes.
Baca Juga: Mantul! Aksesoris Perak Desa Devisa Bantul Diminati Delegasi G20
Pada pengelolaan yang dimaksudkan Samsul seharusnya Bumdes maupun UMKM ini harus mengubah bisnis model yang tercipta dari adanya disrupsi teknologi dan demografi saat ini.
"Adanya pandemi, itu kita harus merubah bisnis model kita, dan pertanyaan lagi siapa yang harus mendampingi? yaitu para koperasi, para UMKM maupun Bumdes," kata Samsul.