Samsul menganalogikan saat ini makanan yang dijual di warung kelontong adalah makanan dari industri besar, yang memiliki harga murah dan terjangkau untuk kantong masyarakat.
"Saya lihat produknya UMKM itu ada kripik dijual dengan harga Rp15 ribu, gimana bisa bersaing dengan produk di warung toko kelontong yang hargannya Rp2 - 10 ribu dapat barang," tutur Samsul.
"Saran saya adalah saat ini bagaimana UMKM atau Bumdes ini menguasai toko kelontong, kalau tidak bisa menguasai warung dan tokok kelontong, ada masalah terhadap produk itu," pungkasnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.