Share

BEI Buka Gembok, Saham AirAsia (CMPP) Kembali Diperdagangkan

Anggie Ariesta, Jurnalis · Selasa 22 Februari 2022 09:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 22 278 2551000 bei-buka-gembok-saham-airasia-cmpp-kembali-diperdagangkan-8eKNqqYUT8.jpg BEI Cabut Suspensi Saham CMPP. (Foto: Okezone.com/AWSJ)

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka perdagangan saham PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP) setelah sempat dihentikan sementara atau suspensi pada 10 Februari 2022.

Pembukaan kembali suspensi saham BCAP secara efektif berlaku mulai pada perdagangan sesi I pada Selasa, 22 Februari 2022.

Baca Juga: Kemnaker Mediasi Karyawan Garuda dan AirAsia, Ada PHK Massal?

"Diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan Saham PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai perdagangan sesi I tanggal 22 Februari 2022," demikian tulis surat yang ditandatangani Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Lidia M. Panjaitan dan Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan Irvan Susandy, Selasa (22/2/2022).

Berdasarkan data BEI, harga saham CMPP melonjak menjadi Rp 565 pada 9 Februari 2022, dibandingkan penutupan akhir tahun lalu Rp 184 per saham.

Baca Juga: AirAsia Penuhi Syarat Kepemilikan Saham Publik Jadi 7,5%

Sebelumnya, Head of Corporate Secretary AirAsia Indonesia, Indah Permatasari Saugi mengatakan, Air Asia berencana menambah jumlah saham yang beredar di publik (free float) dalam waktu dekat. Air Asia juga akan memperbaiki kondisi perusahaan.

“Rencana penambahan free float untuk memenuhi ketentuan V.1 Peraturan Bursa Nomor I-A. Saat ini dalam proses finalisasi,” jelasnya.

Sejak September 2021, perseroan kembali mengoperasikan penerbangan komersial dan secara berkala berencana membuka semua rute yang sebelumnya dioperasikan AirAsia Indonesia.

Adapun rute penerbangan domestik yang kini mulai dibuka adalah Jakarta-Bali PP (28 kali seminggu), Jakarta-Lombok PP (7 kali seminggu), Jakarta-Medan PP (14 kali seminggu), Jakarta-Padang PP (7 kali seminggu), Jakarta-Pontianak PP (7 kali seminggu), Jakarta-Pekanbaru PP (4 kali seminggu), Bali-Bandung PP (7 kali seminggu), Bali-Surabaya PP (4 kali seminggu), dan Medan-Yogyakarta PP (3 kali seminggu).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini