Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gelar Rights Issue, Jasnita Telekomindo Bidik Rp114 Miliar

Agregasi Harian Neraca , Jurnalis-Rabu, 23 Februari 2022 |13:18 WIB
Gelar <i>Rights Issue</i>, Jasnita Telekomindo Bidik Rp114 Miliar
Rights Issue (Foto: Okezone/Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA – PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) berencana menambah modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue dan menerbitkan Waran I dengan total dana yang diincar sebesar Rp 114 miliar.

Manajemen menerangkan bahwa JAST akan melangsungkan rights issue sebanyak 406 juta saham dengan harga pelaksanaan Rp150 per saham. Jika seluruh penawaran tersebut terserap, maka perseroan berpotensi meraup dana dari rights issue sebesar Rp 61 miliar.

Sesuai rencana, sekitar 8,3% dana tersebut akan digunakan sebagai belanja modal untuk peremajaan atau penambahan server guna meningkatkan kapasitas seiring dengan adanya peningkatan trafik koneksi dan telekomunikasi.

Selain itu, dana tersebut juga akan dipakai perseroan untuk membuat backup dan melengkapi sistem Disaster Recovery Center (DRC). Lalu sekitar 50% dana rights issue dipakai untuk pengembangan proyek smart city.

Kendati begitu, proyek tersebut tidak terbatas pada infrastruktur penerangan jalan seperti lampu LED serta tiang dan aksesorisnya, tetapi juga pengembangan Global Positioning System (GPS) untuk pemetaan lokasi lampu jalan dan pengembangan aplikasi Control Management System (CMS) yang kompatibel dengan berbagai sensor Internet of Things (IoT) berbasis radio.

Sementara, sekitar 33,5% dana rights issue bakal dimanfaatkan untuk modal kerja perseroan dalam memenuhi kebutuhan operasional yang tidak terbatas pada biaya gaji dan tunjangan karyawan, biaya pemeliharaan, keperluan kantor, asuransi, pengembangan sumber daya manusia, dan pembiayaan di muka dari kemungkinan proyek yang dapat diperoleh perseroan.

Kemudian, sekitar 8,2% sisanya akan dipakai untuk pinjaman kepada anak usaha, PT Sakti Makmur Pratama (SMP) yang akan digunakan sebagai modal kerja, pembayaran vendor, biaya gaji dan tunjangan karyawan, biaya pemeliharaan, keperluan kantor, asuransi, pengembangan sumber daya manusia serta pengembangan produk digital.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement