Share

Jokowi Minta MRT Jakarta Diteruskan ke Ancol Barat

Raka Dwi Novianto, Jurnalis · Kamis 24 Februari 2022 19:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 24 320 2552639 jokowi-minta-mrt-jakarta-diteruskan-ke-ancol-barat-djH7o1zxSw.jpg Presiden Jokowi Tinjau Proyek MRT Jakarta Fase II. (Foto: Okezone.com/Setpres)

JAKARTA - Presiden Jokowi meninjau proyek MRT Jakarta Fase II. Dirinya berharap agar pembangunan jalur MRT Jakarta terus berlanjut sampai fase 2B dan seterusnya.

“Kita harapkan dengan telah dilanjutkannya pada fase 2A ini nantinya juga bisa diteruskan fase 2B dari Kota menuju ke Ancol Barat,” ucap Kepala Negara, dalam sambutannya saat peluncuran Tunnel Boring Machine (TBM) MRT Jakarta Fase 2A di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Kamis (24/2/2022).

Baca Juga: Jokowi Bawa Bor Raksasa, MRT Jakarta Tembus Sampai Kota

Jokowi pun segera meluncurkan fase 2A dari Bundaran HI menuju ke Kota. Kepala Negara menyebut bahwa MRT fase 2A terdiri dari tujuh stasiun yang meliputi dua segmen, yaitu segmen pertama dari Stasiun Bundaran HI hingga Stasiun Harmoni dan segmen kedua dari Stasiun Harmoni hingga Stasiun Kota.

Baca Juga: Begini Progres LRT Jabodebek dan MRT Jakarta Fase II

“Ada tujuh stasiun yang nanti akan dilewati, di Stasiun Thamrin, kemudian Stasiun Monas, kemudian Stasiun Harmoni, Stasiun Sawah Besar, Stasiun Mangga Besar, dan kemudian Stasiun Glodok, dan Stasiun Kota,” jelasnya.

Selain itu, Presiden menginstruksikan agar studi kelayakan atau feasibility study (FS) untuk East-West Line juga segera diselesaikan sehingga DKI Jakarta memiliki transportasi yang modern dan terintegrasi.

“Juga yang Fatmawati sampai ke Taman Mini Indonesia Indah juga FS-nya segera diselesaikan dan segera dieksekusi. Sehingga DKI Jakarta betul-betul memiliki subway, memiliki MRT, memiliki LRT, memiliki TransJakarta yang terintegrasi dengan semua moda yang ada,” lanjut Presiden.

Sementara itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar berharap agar keberadaan transportasi publik MRT dapat mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mengurangi polusi di DKI Jakarta.

“Kita berharap penumpang yang kemacetan di Jakarta akan semakin berkurang, masyarakat akan lebih banyak menggunakan transportasi publik, tentu Jakarta akan menuju kota yang bebas polusi,” tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini