Share

Jokowi Minta Studi Kelayakan MRT Cikarang-Balaraja

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Kamis 24 Februari 2022 20:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 24 320 2552651 jokowi-minta-studi-kelayakan-mrt-cikarang-balaraja-k6G4jyACqg.jpg Presiden Jokowi Tinjau Proyek MRT Jakarta Fase II. (Foto: Okezone.com/Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan agar studi kelayakan atau feasibility study (FS) untuk MRT East-West (Cikarang-Balaraja) segera diselesaikan. Dirinya ingin DKI Jakarta segera memiliki transportasi yang modern dan terintegrasi.

“Juga yang Fatmawati sampai ke Taman Mini Indonesia Indah juga FS-nya segera diselesaikan dan segera dieksekusi. Sehingga DKI Jakarta betul-betul memiliki subway, memiliki MRT, memiliki LRT, memiliki TransJakarta yang terintegrasi dengan semua moda yang ada,” ujar Presiden, dalam sambutannya saat peluncuran Tunnel Boring Machine (TBM) MRT Jakarta Fase 2A di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Kamis (24/2/2022).

Baca Juga: Jokowi Minta MRT Jakarta Diteruskan ke Ancol Barat

Jokowi menjelaskan bahwa pada 2019 pihaknya telah selesai membangun dan telah beroperasi untuk fase 1 dari Lebak Bulus sampai ke Bundaran HI. Dan pada hari ini, Jokowi akan meluncurkan fase 2A dari Bundaran HI menuju ke Kota.

Kepala Negara menyebut bahwa MRT fase 2A terdiri dari tujuh stasiun yang meliputi dua segmen, yaitu segmen pertama dari Stasiun Bundaran HI hingga Stasiun Harmoni dan segmen kedua dari Stasiun Harmoni hingga Stasiun Kota.

Baca Juga: Jokowi Bawa Bor Raksasa, MRT Jakarta Tembus Sampai Kota

“Ada tujuh stasiun yang nanti akan dilewati, di Stasiun Thamrin, kemudian Stasiun Monas, kemudian Stasiun Harmoni, Stasiun Sawah Besar, Stasiun Mangga Besar, dan kemudian Stasiun Glodok, dan Stasiun Kota,” jelasnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Selain itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar berharap agar keberadaan transportasi publik MRT dapat mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mengurangi polusi di DKI Jakarta.

“Kita berharap penumpang yang kemacetan di Jakarta akan semakin berkurang, masyarakat akan lebih banyak menggunakan transportasi publik, tentu Jakarta akan menuju kota yang bebas polusi,” tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini