Share

Influencer Ajak Investasi Saham, BEI Sarankan Hal Ini

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 01 Maret 2022 10:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 01 320 2554523 influencer-ajak-investasi-saham-bei-sarankan-hal-ini-1vqz2oxr76.jpg Influencer ajak investasi, BEI sarankan hal ini. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai maraknya influencer yang mengajak para investor pemula untuk berinvestasi tanpa edukasi dan literasi yang memadai itu meresahkan.

Pasalnya, tidak sedikit investor yang justru terperangkap dalam mengambil keputusan investasinya berdasarkan rekomendasi influencer.

Menanggapi fenomena tersebut, BEI berupaya meningkatkan literasi dan inklusi masyarakat dengan berinovasi, bersinergi, serta berkolaborasi bersama berbagai pihak untuk menyediakan edukasi yang mudah dijangkau sekaligus mudah dipahami.

 BACA JUGA:BEI Gembok Saham PANI dan FORU

Direktur BEI Laksono Widodo mengatakan, edukasi dan literasi yang terus didorong oleh pihaknya, dilakukan dengan harapan masyarakat dapat menjadi investor yang cerdas.

Salah satu edukasi yang tengah digalakkan adalah 3P “Paham, Punya, Pantau”.

“Dalam hal berinvestasi, investor sendirilah yang bertanggung jawab atas keputusan investasinya. Sehingga, kami menganjurkan agar kalian menjadi investor yang cerdas dengan dengan 3P: Paham, Punya, Pantau,” ujar Laksono, Selasa (1/3/2022).

Laksono menjelaskan, untuk menjadi 'Paham', investor harus memahami bahwa mberinvestasi menggunakan dana lebih atau excess fund.

Serta paham kesesuaian profil risiko produk investasi dengan risk appetite masing-masing investor, dan paham tujuan yang ingin dicapai.

“Investor juga perlu mencari informasi sebanyak mungkin agar paham dengan baik, sebelum mengambil keputusan investasi,” katanya.

 BACA JUGA:BEI Soroti Kenaikan Saham Tidak Wajar Metro Healthcare (CARE)

Kemudian, Laksono melanjutkan, untuk 'Punya', investor perlu memilih mitra investasi yang pas dan benar, baik itu sekuritas maupun manajer investasi.

Menurutnya, membuka rekening investasi sekarang sudah sangat mudah, tapi perlu diingat bahwa investor harus menjaga akses dan kerahasiaan rekening investasinya.

“Punya atau memiliki produk investasi yang sudah dipahami kinerjanya. Do not put your eggs in one basket, investor sebaiknya punya beberapa produk investasi agar portofolio dapat terjaga kestabilan pertumbuhannya,” imbuhnya.

Selain itu, dia menyebut untuk pantau, investor perlu ingat bahwa investasi perlu dipantau secara berkala, baik dari sisi pergerakan harganya di Bursa, maupun dari kinerja perusahaannya.

Sebab, investasi adalah sebuah kegiatan dengan orientasi jangka panjang, sehingga perlu pantau berita dan informasi terkini karena akan sangat berguna untuk memperkaya analisis.

“Praktikan juga analisis fundamental dan teknikal dalam mengambil berbagai keputusan investasi untuk mempertahankan kinerja return investasi,” pungkasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini