Share

Penyeberangan Jawa-Bali-Lombok Ditutup saat Perayaan Nyepi

Antara, Jurnalis · Rabu 02 Maret 2022 21:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 02 320 2555543 penyeberangan-jawa-bali-lombok-ditutup-saat-perayaan-nyepi-c8TYz2sppQ.jpg Penyeberangan ke Bali ditutup (Foto: Okezone)

JAKARTA - Penyeberangan dari dan menuju ke Pulau Bali, yakni lintasan Ketapang-Gilimanuk dan Lembar-Padangbai tutup pada saat Hari Raya Nyepi. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengatakan, penutupan sementara dilakukan untuk menghormati umat Hindu di Pulau Bali.

"Dilakukan penutupan sementara layanan operasional penyeberangan di dua lintasan yang menghubungkan wilayah Jawa, Bali dan Lombok," kata Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin dalam keterangannya yang dipantau di Jakarta, Rabu (2/3/2022).

Shelvy menyampaikan penutupan sementara aktivitas penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang mulai Kamis (3/3) pukul 00.00 WIB hingga Jumat (4/3) pukul 05.00 WIB. Sedangkan dari Pelabuhan Gilimanuk mulai Kamis (3/3) pukul 01.00 WITA hingga Jumat (4/3) pukul 06.00 WITA.

Selanjutnya, penutupan juga dilakukan dari Pelabuhan Padangbai, Bali dan Pelabuhan Lembar, Lombok pada Kamis (3/3) mulai pukul 06.00 WITA hingga Jumat (4/3) pukul 06.00 WITA.

Penutupan sementara operasional di lintasan yang menghubungkan Jawa, Bali dan Lombok akan dilakukan mulai Kamis (3/3) selama kurang lebih 29 jam, dan akan kembali beroperasi normal pada Jumat (4/3).

Menurut dia, penyesuaian ini juga sesuai dengan surat edaran Gubernur Bali dan rapat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan penyeberangan terkait Hari Raya Nyepi Tahun 2022.

"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jasa agar mengatur jadwal perjalanannya dengan baik," ujarnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Terkait layanan dan operasional selama Nyepi, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang dan Lembar telah menginstruksikan kepada operator pelayaran yang beroperasi di kedua lintasan tersebut untuk mensosialisasikan penutupan sementara aktivitas penyeberangan kepada penumpang.

Namun demikian, ASDP telah mengantisipasi lonjakan kendaraan di kedua lintasan tersebut dengan menyiagakan armada secara maksimal serta pengaturan waktu berlayar dan sandar.

Untuk di Ketapang-Gilimanuk, ASDP mengoperasikan sekitar 28 unit kapal per harinya dari total 52 unit kapal yang disiagakan.

Antisipasi juga dilakukan di Pelabuhan Padangbai, dimana tetap disiagakan 3 unit kapal untuk pelayanan darurat dari total 26 kapal yang beroperasi di lintasan Padangbai - Lembar.

Shelvy menegaskan ASDP terus meningkatkan pelayanan dan pengawasan layanan penyeberangan di Merak-Bakauheni khususnya pada periode libur Hari Raya Nyepi.

"Kami minta masyarakat yang akan menyeberang di periode libur Hari Raya Nyepi akhir pekan ini tetap mematuhi aturan baik reservasi tiket, syarat perjalanan selama pandemi Covid-19 sesuai SE, dan penerapan prokes," katanya.

Bagi pengemudi dan pembantu pengemudi logistik yang belum melaksanakan vaksinasi diarahkan untuk melakukan vaksinasi oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19 apabila tersedia di lokasi simpul transportasi darat.

ASDP juga meningkatkan pengawasan untuk mencegah penularan Covid-19 dengan menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) di pelabuhan, baik di Merak dan Bakauheni.

Setiap petugas loket melakukan pemeriksaan kelengkapan persyaratan perjalanan berupa hasil negatif rapid test antigen dan artu vaksin bagi kendaraan logistik, pribadi dan penumpang.

"Jika kelengkapan persyaratan tidak terpenuhi maka kendaraan atau pejalan kaki untuk sementara waktu ditunda keberangkatannya sampai syarat tersebut dapat dilengkapi. Misal jika belum melampirkan hasil antigen, maka dapat melakukan test di klinik atau laboratorium resmi,” sambungnya.

Kegiatan penertiban juga dilakukan terhadap orang-orang yang tidak berkepentingan di pelabuhan sesuai aturan Pemerintah PM 29 tahun 2016 tentang Sterilisasi Pelabuhan Penyeberangan.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini