Lalu, Institute of International Finance (IIF) memprediksi kontraksi dua digit pada pertumbuhan ekonomi tahun ini.
Sehingga, Fitch menurunkan peringkat Rusia menjadi "B" dari "BBB" dan menempatkan peringkat negara itu pada "peringkat pantauan negatif".
"Beratnya sanksi internasional sebagai tanggapan atas invasi militer Rusia ke Ukraina telah meningkatkan risiko stabilitas keuangan makro, merupakan guncangan besar bagi fundamental kredit Rusia dan dapat merusak kesediaannya untuk membayar utang pemerintah," kata Fitch dalam sebuah laporan.
BACA JUGA:Seminggu Bungkam, Rusia Akui Hampir 500 Tentaranya Tewas di Ukraina
Fitch menjelaskan, sanksi AS dan Uni Eropa yang melarang transaksi apa pun dengan Bank Sentral Rusia akan memiliki dampak yang jauh lebih besar pada fundamental kredit Rusia.
Setelah itu, kini cadangan internasional Rusia tidak dapat digunakan untuk intervensi valas.
"Sanksi juga dapat membebani kesediaan Rusia untuk membayar utang," Fitch memperingatkan. "Tanggapan Presiden Putin untuk menempatkan pasukan nuklir dalam siaga tinggi tampaknya mengurangi prospek dia mengubah arah di Ukraina ke tingkat yang diperlukan untuk membalikkan sanksi yang diperketat dengan cepat," jelasnya.