Share

Tak Hanya Sepeda, RI Bangun Jalur Pejalan Kaki di Jalan Tol

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Rabu 09 Maret 2022 15:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 09 470 2558876 tak-hanya-sepeda-ri-bangun-jalur-pejalan-kaki-di-jalan-tol-FGLH8bIo9d.jpg PUPR bangun jalur pejalan kaki di dalam jalan tol (foto: Okezone)

JAKARTA – Indonesia akan membangun jalur pejalan kaki di jalan tol. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun jalan tol Gilimanuk-Mengwi di Bali sepanjang 96,84 km yang terdiri dari 3 seksi.

Dari ketiga seksi itu, ada Jalan Tol Pekutatan-Mengwi yang menambah lajur kendaraan dalam tol untuk sepeda motor, 2 lajur untuk kendaraan roda empat, serta lajur khusus sepeda dan pejalan kaki.

"Ini mungkin jalan tol pertama yang ada jalur sepedanya di Indonesia, karena memang daerah wisata jadi kita juga harus menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat wisata," ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimudljono dalam acara Penandatanganan Perjanjian Pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi, Selasa (8/3/2022).

Dalam pembangunan tol ini Menteri Basuki menekankan untuk selalu menjaga keserasian lingkungan. “Tadinya kita akan membangun tol di tengah Pulau Bali, tapi pasti akan banyak merusak lingkungan. Untuk itu kita ambil jalur pantai. Nanti akan dilengkapi dengan jalur sepeda yang merupakan tol pertama di Indonesia, karena ini merupakan daerah pariwisata maka kita harus sesuaikan,” kata Menteri Basuki.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit menyatakan rencananya pembangunan tersebut bakal rampung pada tahun 2024 bersamaan dengan pembangunan jalan tol tersebut.

"Proyek Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi merupakan salah satu proyek strategis nasional dan memiliki panjang 96,84 km yang terdiri dari 3 seksi," sambung Danang.

Rencananya yaitu Seksi I dibangun dari Gilimanuk-Pekutatan dengan panjang mencapai 54,7 km. Lanjut ke Seksi II yaitu Pekutatan-Soka sepanjang 23,1 km dan terakhir ada Seksi III yaitu Soka-Mengwi mencapai 18,9 km.

Danang menambahkan, Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi akan mulai konstruksi pada bulan Juni Tahun 2022 setelah diperoleh tanah bebas dan diharapkan selesai serta dioperasikan pada bulan November tahun 2024.

Hadirnya jalan tol ini akan memangkas waktu tempuh Pelabuhan Gilimanuk ke Kawasan Metropolitan Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Tabanan (Sarbagita) dari 6 jam menjadi 2 jam.

Diharapkan dengan adanya jalan tol tersebut dapat meningkatkan konektivitas antar pusat pertumbuhan ekonomi seperti kawasan pelabuhan dengan kawasan pariwisata dan metropolitan di berbagai daerah, salah satunya dengan pembangunan jalan tol. Untuk itu Kementerian PUPR bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) akan memulai pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi di Bali pada pertengahan tahun 2022 ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini