Share

Pengunjung Mal Sepi, Harga Sewa Pusat Perbelanjaan Turun 6%

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Kamis 10 Maret 2022 13:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 10 470 2559421 pengunjung-mal-sepi-harga-sewa-pusat-perbelanjaan-turun-6-RLvoppOh5r.jpg Biaya Sewa Tenant di Mal Turun. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Ritel yang ada di Jakarta terus mengalami peningkatan meski di tengah pandemi Covid-19. Namun terjadi penurunan okupansi pengunjung ritel yang disebabkan kebijakan pemerintah membatasi mobilitas masyarakat.

Senior Research Advisor Knight Frank Research mengatakan, hal tersebut berdampak pada terkoreksinya harga sewa ruko di mal yang mencapai 6%.

Baca Juga: Libur Panjang, Pengusaha Mal Gigit Jari

"Dari kondisi tersebut memang tidak bisa dipungkiri maka terjadi penurunan harga sewa atau pennyesuaian harga sewa bahkan menyentuh sampai -6% pada kelas-kelas tertentu," ujar Syarifah dalam konferensi persnya, Kamis (10/3/2022).

Meski demikian, Syarifah menjelaskan memang angka tersebut terjadi di beberapa kelas, namun Knight Frank menjatat koreksi tertinggi sepanjang tahun 2021 mencapai -6%.

Baca Juga: PPKM Level 3 Diperpanjang, Anak 6-12 Tahun Masuk Mal Wajib Vaksin

Jika dilihat dari tingkat okupansi ritel pada paruh ke 2 tahun 2021 kemarin, tingakt okupansi ritel menurun 1,39% jika dibandingkan dengan semester sebelumnya atau menurun 5% dari tahun sebelumya.

"Kita lihat memang ada sedikit peningkatan dalam kumulatif suply dan kita lihat untuk kumulatif demand atau permintaan tidak lebih baik dari periode sebelumnya, demikian ocupancy yang cenderung menurun," lanjut Syarifah.

Knight Frank mencatat pergerakan harga sewa Ritel Jakarta mengalami penurunan khususnya untuk grade A, Grade B, dan Grade C.

Untuk Grade A misalnya pada paruh pertama tahun 2020 rata-rata harga sewanya Rp1.000.000, namun grafik tersebut menggambarkan terus mengalami penurunan hingga paruh kedua tahun 2021.

Selain itu untuk grade B harga sewa rata-rata ritel di Jakarta stagnan bahkan cenderung menurun. Misal pada paruh pertama tahun 2020 harga sewa ritel di Jakarta berada di range Rp400 - Rp600 ribu, hingga pada paruh kedua 2021, grafik tersebut tersebut cenderung mengalami penurunan.

Hal tersebut juga berlaku sama dengan harga sewa ritel di kawasan Jakarta untuk Grade C yang cenderung tidak mengalami peningkatan, namun justru mengalami penurunan.

Syarifah menjelaskan hal tersebut juga dipengaruhi juga oleh daya beli masyarkat yang juga belum pulih pasca pandemi covid 19.

"Performa dari sektor ritel di akhir tahun 2021 bisa kami simpulkan belum lebih baik dari tahun sebelumnya, daya beli masyarakat yang belum pulih, tentu memberikan dampak pada catatan transaksi di sektor ini," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini