4. Analis Pasar Modal Nafan Aji memperkirakan BI menahan suku bunga acuan 3,5%.
"Tetap, pergerakan nila tukar rupiah cenderung stabil. Stabilitas inflasi domestik terjaga, lagipula GWM naik," katanya.
Seperti diketahui, The Fed menaikkan suku bunga acuannya sejak 2018. The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 0,25%.
Kenaikan suku bunga tidak serta merta langsung memadamkan inflasi, Fed menyadari bahwa 0,25 persen tidaklah cukup untuk mencapai tujuan mereka.
Sehingga, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memproyeksikan kenaikan Fed Funds Rate dimungkinkan akan terjadi sebanyak enam kali lebih banyak tahun ini.
Artinya, suku bunga diperkirakan 1,75 persen lebih tinggi pada akhir tahun 2022 dibandingkan tahun sebelumnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.