JAKARTA - Pemerintah menegaskan keberadaan minyak goreng curah tidak akan dihapus. Sebab, keberadaan minyak goreng curah di pasaran mencakup 70% kebutuhan minyak goreng di Indonesia.
Hal ini disampaikan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat berbincang dengan media massa di kantornya, Jakarta, Jumat (18/3/2022).
"Market minyak goreng curah itu 70%. Market normal enggak bisa dihapus," kata Airlangga.
BACA JUGA:Minyak Goreng Curah Jadi Pilihan dengan Disubsidi, Minat?
Padahal sebelumnya ada kebijakan yang akan melarang peredaran minyak goreng curah di pasar pada awal 1 Januari 2022. Namun, kebijakan ini ditunda karena alasan Pandemi Covid-19.
"Minyak goreng curah kita teruskan. Distribusi di pasar itu lebih sederhana dengan format minyak goreng curah," ujarnya.