Share

Antrean Tes PCR Membeludak di Bandara Soetta, Ini Penjelasan Kemenhub

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Senin 28 Maret 2022 09:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 28 320 2568861 antrean-tes-pcr-membludak-di-bandara-soetta-ini-penjelasan-kemenhub-FdY2j47Bs2.jpg Antrean PCR di Bandara Soetta Membludak. (Foto: Okezone.com/MPI)

JAKARTA — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menjelaskan soal ramainya antrean penumpang pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) di terminal kedatangan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Tepantau antrean penumpang membeludak pada Minggu malam.

Juru Bicara Kementerian perhubungan Adita Irawati pun membenarkan bahwa angka pelaku perjalanan luar negeri saat ini meningkat khususnya bagi pelaku perjalanan dengan tujuan Umroh. Kemenhub tengah berkoordinasi dengan pihak AP2 untuk mengurai antrean.

Baca Juga: Satgas Udara Bandara Soetta: Antrean Tes PCR Membeludak Berlangsung Kemarin

“Jadi memang, angka pelaku perjalanan luar negeri yang masuk ke Indonesia memang sudah sangat tinggi, khususnya terkait ibadah Umroh,” kata Adita saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (28/3/2022).

Adita mengatakan, syarat masuk ke Indonesia termasuk vaksin dan tes PCR merujuk pada SE satgas penanganan Covid. Adapun pelaksaan tes PcR dan pemeriksaan syarat kesehatan dilakukan Kantor Kesehatan Pelabuhan di bawah kemenkes.

Baca Juga: Kedatangan PPLN di Bandara Bali dan Soekarno Hatta Meningkat, Ini Faktanya

“Kalau ada keramaian, saat ini Kememhub melaui Otoritas Bandara Soekarno Hatta bersama dengan AP 2 dan Satgas Bandara tengah melakukan dan akan mempersiapkan fasilitas tes PCR yang lebih memadai untuk peningkatan PPLN ini sehingga dpt mengurai antrian,” tandasnya.

Sebelumnya, Pemerintah memberlakukan sejumlah persyaratan bagi penumpang internasional atau turis asing yang hendak masuk ke Bali dan PPLN tanpa karantina.

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut B. Pandjaitan menuturkan sejumlah persyaratan tersebut di antaranya, yakni pelaku perjalanan luar negeri atau PPLN yang datang harus menunjukkan paid booking hotel yang sudah dibayar minimal 4 hari atau menunjukkan bukti domisili di Bali bagi Warga Negara Indonesia (WNI).

“Bagi PPLN yang masuk harus sudah vaksinasi lengkap/booster. Adapun prosedurnya bagi PPLN adalah melakukan entry PCR-test dan menunggu di kamar hotel hingga hasil test negatif keluar. Setelah negatif bisa bebas beraktivitas dengan tetap menjalankan protokol kesehatan,” ujarnya melalui keterangan resmi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini