Share

Harga Daging Naik Tembus Rp130 Ribu/Kg Jelang Ramadan

Hasan Hidayat, MNC Portal · Rabu 30 Maret 2022 17:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 30 320 2570478 harga-daging-naik-tembus-rp130-ribu-kg-jelang-ramadan-rXBYm4PHCW.jpg Harga daging sapi naik (Foto: Antara)

CIREBON - Harga daging sapi mulai naik menjelang bulan Ramadan. Harga sejumlah kebutuhan di Kota Cirebon terpantau mengalami kenaikan yang cukup siginifikan seperti daging sapi yang dibanderol Rp130 ribu/kilogramnya.

Pantuan di Pasar Rakyat Kanoman, Kecamatan Pekalipan Kota Cirebon di kios dan los penjualan daging sapi normal silih berganti pembeli datang, Rabu (30/3/2022). Pedagang pun merasakan dampak kenaikan harga tersebut.

Salah seorang pedagang, Marwah mengaku sudah beberapa hari terakhir harga daging sapi sedikit demi sedikit mengalami kenaikan.

"Sebelumnya Rp115 ribu - Rp120 ribu perkilogramnya, kini sudah diangka Rp130 ribu bahkan Rp140 ribu perkilogramnya," ungkap Marwah.

Marwah dan sebagian besar pedagang daging mengungkapkan, kenaikan ini belum mengalami puncaknya, dimana biasanya pada satu atau dua hari jelang Ramadan harga akan meroket.

"Bisa jad nanti harganya sampai Rp140 ribu kilogram, hal itu tergantung kondisi penjualan sapi dari pejagalan atau suplaier daging sapi," ungkapnya.

Meskipun mengalami kenaikan, daging sapi tetap diburu oleh pembeli, pedagang pun biasanya menambah pasokan 50% dari penjualan normal.

Tidak hanya daging sapi, kenaikan harga kebutuhan pokok juga terjadi pada daging ayam boiler, pedagang yang biasa menjual Rp26-28 ribu perkilogram, saat ini sudah mencapai Rp35 ribu perkilogramnya.

Pedagang daging ayam potong, Eli mengaku, harga daging ayam sebenarnya sempat turun beberapa waktu lalu, namun tidak lama hanya 3 hari.

"Dan sejak sepekan terakhir, harga daging ayam meningkat, pedagang menilai wajar karena angka penjualan meningkat dan suplaier menaikan harga," ucapnya.

Untuk saat ini, pedagang menjamin ketersediaan daging ayam potong aman hingga Ramadan bahkan lebaran. meskipun mengalami kenaikan yang tidak wajar.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini