JAKARTA - Direktur Utama PT Krakatau Steel Silmy Karim membeberkan bukti perbaikan kinerja keuangan Krakatau Steel dalam dua tahun terakhir.
Menurutnya, hingga kini, Krakatau Steel telah membayar utang tranche A, tranche B dan Commerzbank sebesar Rp3,3 triliun. Padahal, utang bumn ini mencapai Rp35 triliun.
"Kita sudah bayar utang Rp3,3 triliun. Jadi di masa lalu bikin utang, sekarang banyak utang," ujar Silmy dalam HIPMI Digital Fest Part 2, Kamis (31/3/2022).
BACA JUGA:Kasus Dugaan Korupsi Proyek Krakatau Steel, Kejagung Periksa 4 Pejabat
Silmy mengatakan, pada satu tahun pertama memimpin Krakatau Steel, dirinya melakukan restrukturisasi perusahaan secara masif.
Pada tahun ke-2, hasil dari penyehatan keuangan perusahaan terlihat dan pada tahun ke-3, kinerja keuangan Krakatau Steel mencatat pertumbuhan positif.
Hingga November 2021, emiten baja pelat merah tersebut mencetak laba Rp1,06 triliun.