Share

Masuk Bisnis RS, Astra International (ASII) Borong Saham Hermina Rp45 Miliar

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Selasa 12 April 2022 12:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 12 278 2577580 masuk-bisnis-rs-astra-international-asii-borong-saham-hermina-rp45-miliar-twHsJFPQzK.jfif Astra Internasional (ASII) borong saham Hermina Rp45 miliar. (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Astra International Tbk (ASII) menunjukkan ekspansi bisnis yang terus agresif. Di mana perseroan memborong saham PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) senilai Rp45 miliar lewat private placement.

Diketahui, Direktur HEAL, Aristo Setiawidjaja dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, PT Astra International Tbk (ASII) menjadi pembeli saham baru dengan harga pelaksanaan Rp1.500 per saham.

Kemudian, HEAL menggelar penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement sebanyak 30 juta saham.

Di mana tanggal penerbitan saham baru terjadi pada 6 April 2022 dan tanggal pencatatan saham baru berlangsung pada 7 April 2022.

Lalu, untuk rencana penggunaan dana PMTHMETD, untuk memenuhi kebutuhan modal kerja dan belanja modal perseroan.

Adapun jumlah modal ditempatkan dan disetor pada Medikaloka bertambah dari 14,89 miliar saham menjadi 14,92 miliar saham.

Tercatat sepanjang tahun 2021, emiten rumah sakit ini berhasil membukukan kinerja keuangan yang cukup apik dengan perolehan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1 triliun per Desember 2021, melesat 111% dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp473,22 miliar.

Dilanjut perseroan menyebut beberapa sektor yang berkontribusi meningkatkan laba bersih di antaranya rawat inap yang menyokong kenaikan paling besar.

Sebagai informasi, untuk pendapatan Hermina di sektor rawat inap meningkat Rp1,24 triliun, dari Rp2,86 triliun pada 2020 menjadi Rp4,10 triliun pada 2021. Selain itu, sektor rawat jalan RS Hermina yang memiliki 32 cabang ini juga naik menjadi Rp1,68 triliun.

 BACA JUGA:Investor Asing Beli Rp1,12 Triliun, Borong Saham GoTo Rp311 Miliar

Pada beberapa lini bisnis non rumah sakit yang turut menyumbang laba bersih Hermina di antaranya pendapatan manejemen Rp3,45 miliar dan aset kerja sama operasional (KSO) yang mencapai Rp34,54 miliar.

Untuk rumah sakit yang didirikan sejak tahun 1985 ini tercatat mengalami peningkatan biaya keuangan Rp143,19 miliar dan beban usaha yang mencapai Rp1,26 triliun.

Untuk penghasilan lainnya yang diperoleh perusahaan juga meningkat cukup drastis, yakni meningkat 96% dari Rp71,74 miliar di tahun sebelumnya menjadi Rp140,63 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini