Share

Ada Produk UMKM dari Daur Ulang Biji Kopi dan Fermentasi Bakteri, seperti Apa?

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Rabu 13 April 2022 11:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 13 455 2578219 ada-produk-umkm-dari-daur-ulang-biji-kopi-dan-fermentasi-bakteri-seperti-apa-A8026NimO7.jpg Ilustrasi UMKM RI. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Saat ini pemerintah tengah menggaungkan produksi berbagai jenis produk dengan harus memperhatikan aspek sustainability. Tujuannya untuk menekan polusi yang disebabkan oleh industri yang ada saat ini.

Misalnya seperti UMKM ini yang mampu menghasilkan bahan baku produk-produk fashion dengan memanfaatkan daur ulang bijii kopi dan bantuan fermentasi dari bakteri yang diproduksinya sendiri.

"Sustainable fashion adalah menciptakan sebuah fashion yang memiliki nilai untuk mendukung ramah lingkungan," ujar Founder & CEO Bell Society, Arka Irfani dalam power breakfast IDXChannel, Rabu (13/4/2022).

 BACA JUGA:Ekspor Produk UMKM RI Cuma 15%, Kalah Jauh dari Singapura dan China

Arka menjelaskan dalam mendukung cita-cita bersama untuk mengurangi pencemaran lingkungan, akhirnya sisa kulit kopi yang sudah tidak terpakai pun kembali di daur ulang.

Prosesnya, kulit biji kopi di kumpulan dalam satu wadah. Selanjutnya, kulit kopi tersebut akan melewati masa fermentasi dengan dibantu oleh bakteri yang diberikan.

"Makhluk hidup kecil itulah yang bekerja dengan cara memakan si limbah tadi, selanjutnya makan akan berubah menjadi lembaran-lembaran yang awalnya tebal, selanjutnya kita beri warna dan kita modifikasi," sambungnya.

Menurutnya hasil lembaran yang tadi tersebut cukup memiliki kekuatan yang cukup, sehingga layak untuk dijadikan bahan baku fashion seperti sepatu, tas, dompet dan lain sebagainya.

 BACA JUGA:18 Juta UMKM Go Digital, Luhut Harap Produk Unggulan Bisa Mejeng di G20

Namun Arka mengaku saat ini baru sebatas penyediaan bahan baku yang ramah lingkungan tersebut.

"Jadi tujuan kita itu sebetulnya bukannya mau memproduksi (barang jadi) sendiri, tapi yang lain juga bisa ikut untuk menggunakan bahan yang sustainable yang kita miliki," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini