Share

Sektor Properti Bangkit, Harga Rumah di Dunia Naik 11%

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Rabu 13 April 2022 11:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 13 470 2578194 sektor-properti-bangkit-harga-rumah-di-dunia-naik-11-XWCltWIgjW.jpeg Harga rumah di dunia naik 11% (Foto: Shutterstock)

JAKARTA โ€“ Sektor properti di dunia mulai bangkit ditandai dengan kenaikan harga rumah. Knight Frank Global mencatat pertumbuhan harga residensial di berbagai perkotaan dunia.

Laporan Global Residential Cities Index periode kuartal IV 2021 menyebutkan bahwa rerata pertumbuhan harga tahunan di sejumlah 150 kota di dunia pada kuartal IV 2021 tercatat tumbuh sebesar 11%. Angka tersebut bahkan tercatat sebagai yang tertinggi semenjak kuartal IV 2004, atau tertinggi selama 18 tahun.

Amerika memiliki rerata pertumbuhan harga tertinggi di 15%, diikuti oleh Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (EMEA) yang tercatat memiliki rerata pertumbuhan hingga 11%. Sementara itu, kawasan Asia Pasifik tercatat memiliki angka pertumbuhan di kisaran 9%.

Head of International Residential Research Knight Frank Kate Everett-Allen menyebutkan situasi lockdown yang berlarut menyebabkan warga Amerika Serikat berhasil menabung secara signifikan, diikuti juga dengan adanya peningkatan nilai ekuitas dari aset rumah yang mereka miliki.

โ€œKekayaan lebih tersebut akhirnya digunakan untuk merenovasi rumah yang ditinggali ataupun untuk membeli properti kembali,โ€ kata dia Rabu (13/4/2022).

Global Residential Cities Index periode kuartal IV 2021 juga mencatat bahwa Istanbul memiliki angka pertumbuhan harga residential tertinggi di dunia sebesar 63,2% selama satu tahun terakhir. Sementara itu, Kuala Lumpur direkam mengalami penurunan tertinggi sebesar -5,7% dimana setidaknya terdapat 10 kota yang tercatat mengalami penurunan harga residensial selama 2021.

Sedang Jakarta tercatat sebagai salah satu negara yang memiliki pertumbuhan harga residensial positif di 1,4% pada kuartal IV 2021. Hal ini juga seiring dengan indeks dari Bank Indonesia dimana pada data akhir tahun 2021 yang menyatakan indeks pertumbuhan perumahan Jakarta berada di angka 1,42%.

Bank Indonesia juga menyatakan bahwa, indeks harga residential Jakarta di kuartal I 2022 mengalami kontraksi, atau berada di angka 1,04%. Kondisi ini juga tercermin dari performa pertumbuhan harga residential di Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini